IAAI Resmi Diluncurkan, Bangun Sinergi Kedirgantaraan Nasional

ED
Selasa, 21 Oktober 2025 | 04:30 WIB
Bagikan
IAAI Resmi Diluncurkan, Bangun Sinergi Kedirgantaraan Nasional

VISI.NEWS | BANDUNG - Ikatan Aeronautika dan Astronautika Indonesia (IAAI) resmi diluncurkan akhir pekan kemarin di Wisma Habibie Ainun, Kuningan, Jakarta Selatan. Peluncuran ini menjadi tonggak penting dalam upaya memperkuat kolaborasi nasional di bidang kedirgantaraan. Didirikan oleh sejumlah tokoh, akademisi, dan profesional, IAAI diharapkan menjadi wadah integratif yang menjembatani dunia akademik, industri, dan lembaga riset di Indonesia.

IAAI hadir untuk menjawab kebutuhan akan struktur kolaboratif yang mampu mendorong pengembangan ilmu dan teknologi aeronautika dan astronautika di Tanah Air. Organisasi ini diketuai oleh Ilham Habibie, sosok yang selama ini dikenal konsisten dalam memajukan industri penerbangan Indonesia. Ia didampingi oleh Rektor ITB, Prof. Dr. Ir. Tatacipta Dirgantara, M.T., sebagai Wakil Ketua, dan Prof. Ir. Lavi Rizki Zuhal, Ph.D., Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi ITB, sebagai Sekretaris.

Peluncuran IAAI juga dihadiri oleh berbagai kalangan—dari akademisi, praktisi industri, hingga perwakilan lembaga pemerintah. Momentum ini tidak hanya meresmikan organisasi secara kelembagaan, tetapi juga menjadi ruang diskusi awal dalam merancang langkah strategis ke depan. Mulai dari penentuan logo resmi hingga perumusan peta jalan kolaborasi lintas sektor.

Dalam sambutannya, Prof. Lavi menyampaikan bahwa IAAI akan segera aktif dalam forum internasional, dimulai dengan partisipasi dalam 35th ICAS Congress di Sydney, Australia. “Keikutsertaan ini adalah langkah awal untuk menunjukkan kesiapan Indonesia dalam berkontribusi di level global, khususnya di bidang riset dan inovasi penerbangan serta antariksa,” ujarnya.

Ilham Habibie menambahkan, IAAI bukan sekadar asosiasi profesi, melainkan platform strategis untuk menyatukan potensi bangsa. Ia menekankan pentingnya membangun ekosistem yang terintegrasi antara akademik, industri, dan kebijakan negara agar inovasi teknologi kedirgantaraan Indonesia dapat berkembang pesat dan berkelanjutan.

Rektor ITB, Prof. Tatacipta Dirgantara, menyoroti nilai strategis IAAI dalam konteks pendidikan tinggi dan pengembangan talenta. “Kami berharap IAAI bisa menjadi inkubator ide, riset, dan proyek-proyek nyata yang melibatkan mahasiswa, dosen, dan pelaku industri. Dengan begitu, penguatan kapasitas SDM dan teknologi bisa berjalan seiring,” katanya.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.