Seirama dengan Risa, pendonor lain yaitu Daniel Hernandi Setiawan mengatakan bahwa kegiatan ini sangat dibutuhkan khususnya dalam kondisi setelah
pandemi. “Bersyukur, saya lolos screening untuk menjadi salah satu pendonor darah
hari ini. Saya sungguh berharap, dapat membantu mereka yang sedang membutuhkan".
Mengutip lama ayodonor.pmi.or.id, donor darah adalah orang yang memberikan darah secara sukarela untuk maksud dan tujuan transfusi darah bagi orang lain yang membutuhkan. Semua orang dapat menjadi donor darah jika memenuhi persyaratan yang berlaku.
Beberapa persyaratan untuk menjadi pendonor darah:
Sehat jasmani dan rohani
Usia 17 sampai dengan 65 tahun.
Berat badan minimal 45 kg.
Tekanan darah :
sistole 100 - 170
diastole 70 – 100
Kadar haemoglobin 12,5g% s/d 17,0g%
Interval donor minimal 12 minggu atau 3 bulan sejak donor darah sebelumnya (maksimal 5 kali dalam 2 tahun)
Mental Health Foundation menyebut, donor darah dapat mengurangi stres, meningkatkan persepsi terhadap keadaan emosional yang meliputi kepuasan hidup dan kebahagiaan hidup (emotional well-being), baik untuk kesehatan tubuh, membantu menyingkirkan perasaan negatif, menciptakan rasa saling memiliki dan mengurangi perasaan kesepian (isolation).
Lebih jauh, ada beberapa keuntungan yang didapat jika melakukan donor darah secara rutin, antara lain menjaga kesehatan jantung, meningkatkan produksi sel darah merah, bisa jadi salah satu penunjang diet dan pembakaran kalori yang cukup ampuh, mengurangi kadar ferritin sehingga dapat mengurangi stress oksidatif, sehingga mengurangi berbagai gejala sindrom metabolik atau dengan kata lain mengusir hipertensi, menurunkan risiko kanker, dapat mendeteksi penyakit serius karena sebelum donor darah, ada beberapa tahapan screening kesehatan yang dilakukan.@nia