Hujan Lebat Masih Mengintai, Abu Vulkanik dan Asap Terpantau
Memasuki 11–14 September, kondisi cuaca diprakirakan lebih banyak berada pada kategori cerah berawan hingga hujan sedang. Peningkatan hujan dengan intensitas sedang masih perlu diwaspadai di Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Utara, Papua Pegunungan, dan Papua.
Tidak terdapat wilayah yang masuk kategori Siaga untuk hujan lebat hingga sangat lebat pada 11–14 September. Namun, potensi angin kencang masih cukup luas, termasuk di Aceh, Kepulauan Bangka Belitung, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku, serta sebagian wilayah Papua.
Di tengah peluang hujan tersebut, Indonesia masih menghadapi kondisi atmosfer yang relatif kering. BMKG mencatat kondisi musim kemarau masih mendominasi sebagian besar wilayah. Ketersediaan uap air yang terbatas membuat curah hujan secara umum masih berada pada tingkat rendah hingga menengah.
Kondisi kering tersebut juga menjadi faktor yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan. Berdasarkan pemantauan citra satelit pada 7 September 2026 pukul 16.00 WIB, asap masih terdeteksi di Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.
Selain asap karhutla, atmosfer Indonesia juga masih menghadapi persoalan abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. Berdasarkan analisis citra RGB Himawari-9 pada 7 September 2026 pukul 07.00 WIB, abu vulkanik terpantau pada dua rentang ketinggian.
Pada lapisan dari permukaan hingga 15.000 kaki, sebaran abu terpantau dari sektor tenggara hingga barat laut dan mencakup sebagian Banten, Jawa Barat, Lampung, serta Bengkulu.
Sementara pada ketinggian 15.000 hingga 50.000 kaki, abu vulkanik terpantau menyebar lebih jauh ke arah barat hingga barat daya, mencakup sebagian wilayah Samudra Hindia di sebelah barat hingga barat daya Bengkulu, Lampung, dan selatan Banten.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!