Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam
“Hal hebat dari sepak bola adalah ini permainan yang penuh emosi. Ini turnamen panjang, banyak perjalanan, periode-periode sulit, dan Anda berada di pramusim. Sebagai sebuah kelompok, Anda melewati begitu banyak hal dan menghabiskan begitu banyak waktu bersama,” tutur Hudson.
Ia menilai Thailand tampil baik pada leg pertama dan hanya kurang beruntung dalam penyelesaian akhir.
“Kami mencapai final, bermain di kandang, dan saya percaya kami bermain dengan baik. Pada malam yang berbeda—dan kami menghormati Vietnam karena mereka adalah tim yang sangat kuat—kami juga tim yang kuat dan saya merasa kami pantas mendapatkan lebih dari pertandingan tersebut.”
Hudson pun berusaha meyakinkan para pemain agar tidak larut dalam kekecewaan.
“Kami emosional, dan itu sesuatu yang perlu kami ingat. Para pemain bermain dengan baik. Saya ingin mereka mengetahui hal itu dan percaya pada penampilan mereka serta fakta bahwa pertandingan ini belum selesai. Sama sekali belum selesai.”
Final Ketiga Beruntun Thailand dan Vietnam
Pertemuan di Hanoi akan menjadi babak terbaru dari rivalitas Thailand dan Vietnam yang semakin kuat dalam sepak bola Asia Tenggara.
Kedua negara tersebut bertemu di final untuk ketiga kalinya secara beruntun. Thailand memenangkan final pada 2022, sebelum Vietnam merebut gelar pada 2024—trofi ketiga dalam sejarah mereka.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!