Huawei Perkuat Kolaborasi dan Dukungan Terhadap Peta Jalan Industry 4.0 Masyarakat Ekonomi ASEAN

ED
Sabtu, 29 Januari 2022 | 16:28 WIB
Bagikan
Huawei Perkuat Kolaborasi dan Dukungan Terhadap Peta Jalan Industry 4.0  Masyarakat Ekonomi ASEAN

Dia juga menekankan sebuah pendekatan yang holistik yang memungkinkan 4IR tidak hanya dipergunakan sebagai mesin bagi pertumbuhan ekonomi wilayah, tetapi juga mendorong inklusivitas dan kesinambungan.

David Lu, President, Strategy Marketing Dept, Huawei Asia Pacific Region juga menyetujui bahwa ASEAN memiliki beberapa pekerjaan penting untuk diselesaikan di balik potensinya yang tinggi. Kurang optimalnya angka penetrasi cloud (kurang dari 25 persen), 4G (54 persen), dan fixed broadband (35 persen) menjadi catatan yang harus diperhatikan para pemangku kepentingan di kawasan. Menuju era konektivitas 5G, ASEAN harus menujukkan semangat yang lebih tinggi terhadap adopsi teknologi digital termutakhir.

Ia mencontohkan Thailand sebagai salah satu negara di ASEAN yang telah menikmati manfaat konkret dari percepatan adopsi 5G hasil kerja sama operator lokal dengan Huawei. “Bangkok kini dinobatkan sebagai salah satu dari sepuluh kota terbaik di dunia terkait performa 5G, dengan kecepatan hingga lima kali lipat dibandingkan 4G. Di sektor kesehatan, Huawei juga bekerja sama dengan Siriraj Hospital, rumah sakit terbesar di Thailand, untuk membangun rumah sakit pintar yang menyediakan layanan kesehatan jarak jauh, kapabilitas imaji dan analitik, dan kendaraan tanpa awak,” jelas David Lu.

Hingga kini, Huawei berkontribusi terhadap separuh dari seluruh proyek 5G lintas industri di dunia, termasuk di industri pelabuhan, pertambangan, dan pendidikan.

“Huawei ingin menambah jejak kolaborasi kami di ASEAN untuk menjadikan kawasan ini serba-terkoneksi dan menjembatani ketimpangan digital. Kami akan bekerja sama dengan Masyarakat Ekonomi ASEAN untuk menyediakan teknologi, infrastruktur, dan talenta digital yang dibutuhkan. Bersama, kita akan menghadirkan manfaat seperti keandalan, latensi yang lebih rendah, produksi yang semakin efektif dan efisien, serta transformasi digital bagi setiap industri. Terlebih, kita juga akan melakukan transisi ke ekonomi yang hijau, netral karbon, dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.