Huawei ICT Outlook 2022: Huawei Tegaskan Dukungan bagi Indonesia untuk Menghadapi Tantangan Tahun 2023
“Indonesia akan terus mendorong digitalisasi dalam pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif di tanah air untuk mempromosikan potensi Indonesia di tingkat manca negara. Sekarang kita ada dalam satu transisi di mana digitalisasi mendorong transformasi.Tentu pengembangan itu, memerlukan kolaborasi Pentahelix termasuk dengan industri seperti Huawei Indonesia, akademisi, dan media untuk memastikan kontinuitas transformasi digital terus berlangsung ke depan. Tentunya hal ini seiring dengan upaya mendorong UMKM agar mampu Go Digital dan naik kelas, dalam rangka penciptaan peluang usaha dan lapangan kerja dengan target 1,1 juta lapangan kerja di tahun 2022 dan 4,4 juta lapangan kerja di tahun 2024,” tegas Sandiaga Uno.
Dalam kata sambutannya, Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyampaikan apresiasi kepada Huawei atas perhatian seriusnya terhadap aspek keamanan siber.
“Perkembangan teknologi yang dipercepat oleh digitalisasi sebagai titik balik aktivitas pemanfaatan ruang siber membutuhkan sinergi berbagai pihak untuk menjaga ruang siber. Terima kasih kepada Huawei yang telah mendukung terbangunnya kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan demi membangun lingkungan digital yang dapat mengatasi ancaman hari ini dan di masa depan,” ucap Hinsa Siburian.
Dr. Arnaldo Marulitua Sinaga, Rektor IT Del menyambut baik kunjungan dan merasa terhormat dapat menjadi bagian dari tonggak penting dari berbagai inisiatif persiapan talenta digital, pengembangan AI dan penguatan keamanan siber di Indonesia.
“Selama ini IT Del dan Huawei telah bersinergi untuk melaksanakan dan menerapkan teknologi pembelajaran online, serta pengembangan transformasi di bidang pendidikan. Terima kasih atas dukungan Huawei dalam membantu IT Del untuk membangun dunia siber lebih maju, berkelanjutan, aman, dan kondusif bagi percepatan transformasi digital Indonesia. Harapannya dapat dihasilkan peningkatan keahlian, pengurangan kesenjangan kebutuhan industri dalam menghadapi era transformasi digital, peningkatan sumber daya lokal bersertifikat, pengembangan ekosistem dalam meningkatkan daya saing secara global, serta pembangunan platform untuk kecerdasan buatan (AI),” pungkas Dr. Arnaldo Marulitua Sinaga.@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!