Huawei dan HP Sepakat Lisensi Paten Global

ED
PN
Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:57 WIB
Bagikan
Huawei dan HP Sepakat Lisensi Paten Global

VISI.NEWS - Huawei dan HP Inc. menandatangani perjanjian lisensi silang paten global (global patent cross-licensing agreement) untuk beberapa tahun ke depan. Kesepakatan tersebut mencakup pemberian lisensi kepada HP Inc. atas sejumlah paten teknologi Wi-Fi milik Huawei.

Perjanjian yang diumumkan pada 26 Agustus 2026 itu menandai kerja sama kedua perusahaan dalam bidang lisensi kekayaan intelektual sekaligus menjadi pengakuan terhadap kemampuan inovasi dan teknologi inti yang dikembangkan Huawei.

Di sisi lain, kesepakatan tersebut juga mencerminkan posisi HP Inc. sebagai salah satu perusahaan global di bidang komputer dan perangkat periferal.

Dalam perjanjian lisensi silang, masing-masing perusahaan memperoleh hak tertentu untuk menggunakan teknologi yang dilindungi paten milik pihak lainnya sesuai dengan ketentuan yang disepakati.

Chief Intellectual Property Officer Huawei Alan Fan mengatakan pihaknya menyambut baik tercapainya perjanjian tersebut dengan HP Inc.

Menurut dia, kesepakatan ini menunjukkan konsistensi Huawei dalam mengembangkan inovasi secara mandiri, khususnya pada bidang teknologi informasi dan komunikasi (ICT) yang menjadi salah satu fokus utama perusahaan.

"Huawei senang dapat mencapai perjanjian lisensi silang paten ini dengan HP Inc. Perjanjian ini menjadi bukti kuat atas inovasi mandiri yang terus dilakukan Huawei di bidang-bidang terdepan dalam teknologi informasi dan komunikasi," ujar Alan Fan.

Ia mengatakan melalui mekanisme lisensi paten, Huawei dapat membagikan hasil inovasinya kepada industri, terutama teknologi yang berkaitan dengan standar bersama.

Dengan demikian, teknologi yang dikembangkan melalui riset dan inovasi perusahaan dapat digunakan lebih luas oleh pelaku industri dan pada akhirnya memberikan pengalaman teknologi kepada konsumen di berbagai negara.

"Melalui lisensi paten, Huawei membagikan inovasinya kepada industri, khususnya dalam bidang teknologi terstandardisasi, yang menghadirkan pengalaman teknologi terdepan bagi konsumen di seluruh dunia," katanya.

Steven Geiszler, yang mewakili Huawei dalam proses negosiasi, mengatakan kesepakatan tersebut menjadi salah satu keberhasilan lain dalam proses lisensi paten Huawei.

Ia secara khusus menyoroti lisensi yang berkaitan dengan teknologi Wi-Fi terstandardisasi.

Menurut Geiszler, Huawei tidak hanya memberikan hak penggunaan atas sejumlah patennya, tetapi juga memperoleh hak paten timbal balik dari HP Inc. melalui mekanisme cross-licensing.

"Ini adalah keberhasilan lain dalam lisensi paten Huawei, khususnya di bidang teknologi Wi-Fi terstandardisasi, sekaligus memperoleh hak paten timbal balik yang berharga dari HP Inc.," ujar Geiszler.

Ia juga mengapresiasi proses negosiasi dengan HP yang disebut berlangsung secara profesional dan saling menghormati.

Kesepakatan tersebut menjadi relevan seiring semakin pentingnya teknologi Wi-Fi dalam kehidupan sehari-hari.

Wi-Fi kini menjadi salah satu teknologi nirkabel yang paling banyak digunakan di dunia. Teknologi ini menghubungkan berbagai perangkat dan aktivitas digital di rumah, sekolah, rumah sakit, perkantoran, hingga ruang publik.

Perkembangan teknologi Wi-Fi berlangsung melalui proses standardisasi yang melibatkan kontribusi teknis dari berbagai perusahaan di industri.

Setiap generasi standar dikembangkan secara terbuka melalui kontribusi teknologi dari para pelaku industri. Setelah standar ditetapkan, teknologi tersebut tersedia secara luas sehingga dapat diterapkan oleh berbagai produsen perangkat.

Huawei menjadi salah satu perusahaan yang berkontribusi terhadap perkembangan teknologi Wi-Fi dari berbagai generasi.

Teknologi Wi-Fi generasi lama seperti Wi-Fi 4 dan Wi-Fi 5 hingga kini masih digunakan secara luas meskipun memiliki kecepatan dan kapasitas yang lebih rendah dibandingkan generasi terbaru.

Wi-Fi 4 dan Wi-Fi 5 masih dinilai mampu menyediakan koneksi yang andal untuk berbagai kebutuhan yang tidak membutuhkan kapasitas jaringan sangat tinggi.

Sementara itu, perkembangan menuju Wi-Fi 6 menghadirkan peningkatan dalam kecepatan, kapasitas, serta efisiensi konsumsi energi.

Kemampuan tersebut memungkinkan satu jaringan nirkabel menangani berbagai kebutuhan sekaligus, mulai dari streaming video beresolusi tinggi, permainan daring, hingga layanan augmented reality dan virtual reality (AR/VR).

Wi-Fi 6 juga dirancang untuk bekerja bersama berbagai perangkat yang sudah terhubung dalam ekosistem rumah dan Internet of Things (IoT).

Perangkat tersebut dapat mencakup laptop, kulkas, kamera, bel pintu pintar, termostat, hingga lampu pintar.

Dengan demikian, satu router nirkabel dapat menjadi pusat konektivitas bagi berbagai perangkat sekaligus, baik perangkat dengan teknologi terbaru maupun perangkat lama.

Generasi berikutnya, Wi-Fi 7, dikembangkan untuk memberikan peningkatan lebih jauh dibandingkan Wi-Fi 6.

Wi-Fi 7 menawarkan throughput yang lebih tinggi, latensi lebih rendah, serta koneksi yang lebih andal.

Peningkatan tersebut ditujukan untuk mendukung kebutuhan yang semakin membutuhkan koneksi cepat dan stabil, termasuk video 8K, gaming, AR/VR, pekerjaan jarak jauh, konferensi video, hingga komputasi berbasis cloud.

Perkembangan berbagai generasi Wi-Fi tersebut membuat konektivitas nirkabel semakin bergeser dari sekadar fasilitas tambahan menjadi bagian dari infrastruktur dasar kehidupan sehari-hari.

Koneksi nirkabel yang andal kini mendukung berbagai aktivitas penting, termasuk layanan kesehatan jarak jauh, pendidikan digital, pekerjaan dari rumah, serta pengelolaan rumah dan tempat kerja yang lebih efisien dari sisi energi.

Dalam konteks tersebut, teknologi yang dikembangkan dan distandardisasi memiliki dampak yang jauh lebih luas karena dapat digunakan pada berbagai perangkat dan layanan di seluruh dunia.

Huawei menyatakan telah berperan dalam pengembangan teknologi Wi-Fi melalui kontribusi pada berbagai generasi standar.

Perusahaan juga menyebut teknologi yang dihasilkan melalui proses inovasi tersebut tersedia secara publik melalui mekanisme standardisasi dan lisensi, sehingga manfaat inovasi dapat digunakan secara lebih luas oleh industri dan konsumen.

Perjanjian dengan HP Inc. menjadi bagian dari ekosistem tersebut.

Kesepakatan lisensi silang memungkinkan kedua perusahaan mendapatkan akses terhadap hak kekayaan intelektual tertentu yang dimiliki masing-masing pihak. Dalam konteks Huawei, salah satu aspek penting dalam perjanjian tersebut adalah lisensi kepada HP Inc. untuk sejumlah paten Wi-Fi milik Huawei.

Kerja sama ini juga menunjukkan semakin pentingnya pengelolaan kekayaan intelektual dalam industri teknologi.

Perusahaan teknologi menginvestasikan sumber daya besar untuk penelitian dan pengembangan. Paten kemudian menjadi salah satu instrumen untuk melindungi hasil inovasi sekaligus memungkinkan teknologi tersebut digunakan oleh pihak lain melalui mekanisme lisensi.

Bagi industri, mekanisme tersebut dapat membantu menciptakan ekosistem teknologi yang lebih terintegrasi, terutama pada bidang yang membutuhkan standar bersama seperti konektivitas nirkabel.

Sementara bagi konsumen, perkembangan dan adopsi teknologi terstandardisasi dapat memperluas kompatibilitas berbagai perangkat serta mendorong peningkatan kualitas konektivitas.

Huawei dan HP Inc. sendiri memiliki posisi berbeda dalam industri teknologi, tetapi memiliki kepentingan yang saling bersinggungan dalam ekosistem perangkat komputasi dan konektivitas.

HP dikenal sebagai perusahaan global yang memproduksi komputer serta berbagai perangkat periferal. Sementara Huawei mengembangkan berbagai teknologi ICT, termasuk solusi konektivitas dan teknologi komunikasi nirkabel.

Melalui perjanjian multiyear tersebut, kedua perusahaan memperkuat hubungan di bidang kekayaan intelektual sekaligus memberikan kepastian mengenai penggunaan teknologi yang tercakup dalam kesepakatan.

Kesepakatan ini juga memperlihatkan bahwa pengembangan teknologi modern tidak hanya bergantung pada kemampuan menciptakan inovasi baru, tetapi juga pada kemampuan mengelola, melindungi, dan melisensikan kekayaan intelektual.

Dengan semakin luasnya penggunaan Wi-Fi pada perangkat konsumen maupun infrastruktur digital, teknologi yang berada di balik standar konektivitas tersebut menjadi semakin strategis.

Bagi Huawei, lisensi silang dengan HP Inc. menjadi salah satu bentuk pemanfaatan portofolio paten dan pengakuan terhadap kontribusi perusahaan dalam pengembangan teknologi ICT.

Sementara bagi HP Inc., akses terhadap paten tertentu yang dimiliki Huawei dapat mendukung pengembangan dan penggunaan teknologi yang berkaitan dengan produk serta perangkat perusahaan sesuai dengan ruang lingkup perjanjian.

Kedua perusahaan tidak mengungkapkan secara rinci seluruh ketentuan komersial dalam perjanjian tersebut. Namun, kesepakatan ini secara resmi menegaskan kerja sama lisensi paten global untuk beberapa tahun sekaligus mencakup hak penggunaan atas sejumlah teknologi Wi-Fi Huawei oleh HP Inc.

Di tengah meningkatnya kebutuhan konektivitas berkecepatan tinggi dan semakin banyaknya perangkat yang terhubung, kerja sama kekayaan intelektual seperti ini menjadi bagian penting dari perkembangan ekosistem teknologi global.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.