HII Adopsi 4.000 Pohon pada Tahun 2016-2021
VISI.NEWS | JAKARTA - Menyambut Hari Hutan Sedunia yang jatuh pada Senin kemarin, Hutan Itu Indonesia mengajak publik terlibat dalam usaha perlindungan hutan melalui skema program Adopsi Hutan. Program ini bertujuan mendekatkan publik dengan komunitas penjaga hutan yang berada di garis depan konservasi.
Sejak tahun 2016-2021, Hutan Itu Indonesia (HII), mencatat, lebih dari 4.000 pohon berhasil diadopsi di berbagai wilayah di Indonesia melalui berbagai panggilan aksi seperti Ku Lari Ke Hutan, Cerita dari Hutan, Aksi Jaga Hutan, Konsumsi Hasil Hutan Non-Kayu, Jalan-Jalan Ke Hutan, maupun program kesukarelawanan dengan melibatkan partisipasi individu, kelompok, maupun korporasi. Di tahun ini Hutan Itu Indonesia memiliki target 10.000 hektare hutan teradopsi di area perhutanan sosial dan hutan adat, yang terletak di Sumatra Barat, Bengkulu dan Kalimantan, kedepannya cakupan mitra Adopsi Hutan akan menyasar perhutanan sosial dan hutan adat di Aceh, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta.
Vitri Sekar Sari salah satu pendiri dari Gerakan Hutan Itu Indonesia menyampaikan bahwa, “Adopsi Hutan adalah salah satu aksi nyata yang bisa dilakukan dari rumah untuk menjaga kekayaan hutan Indonesia. Dengan mengadopsi hutan, kita yang tinggal jauh dari hutan tetap bisa terlibat bahu membahu dengan para masyarakat penjaga hutan yang sehari-hari berpatroli hutan dan menggantungkan hidup keluarganya dari hutan,”
Tambahnya lagi “Yang mendapat manfaat bukan hanya mereka yang tinggal dekat dengan hutan, tapi kita semua juga mendapat manfaatnya, mulai dari oksigen yang terus diproduksi oleh hutan, berbagai bahan pangan dan rempah, air bersih yang menjadi sumber hidup kita tetap mengalir, dan keluarga kita terhindar dari berbagai risiko bencana longsor, banjir, maupun kekeringan yang diakibatkan hilangnya tutupan hutan. Melindungi hutan dengan mengadopsi hutan berarti mengambil satu langkah memastikan kehidupan kita, keluarga dan anak-anak kita tetap terlindungi.”
Kampanye Adopsi Hutan merupakan kampanye urun dana publik bersama komunitas mitra di sekitar hutan untuk perlindungan kawasan hutan lewat skema pohon asuh dan aktivitas perlindungan ekosistem hutan. Dana yang diterima nantinya bisa dipakai untuk pemantauan partisipatif flora dan fauna, perawatan pohon asuh, dan sumber air serta membantu aktivitas peningkatkan penghidupan komunitas penjaga hutan dengan memanfaatkan produk hutan non kayu yang ramah lingkungan dan lestari. Kampanye Adopsi Hutan melibatkan mitra lokal di daerah seperti KKI Warsi, Forum Konservasi Leuser di Aceh, Kareumbi di Jawa Barat, Profauna di Jawa Timur, dan Yayasan ASRI di Kalimantan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!