Hari Bidan Nasional, Khofifah Ajak Semua Pihak Bersinergi Turunkan AKI dan AKB

ED
Jumat, 24 Juni 2022 | 18:07 WIB
Bagikan
Hari Bidan Nasional, Khofifah Ajak Semua Pihak Bersinergi Turunkan AKI dan AKB

VISI NEWS | SURABAYA - Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa mengajak semua elemen strategis bersinergi dalam upaya menurunkan Angka Kematian Ibu (AKI) dan Angka Kematian Bayi (AKB). Ajakan itu disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Bidan Nasional pada 24 Juni 2022.

Menurutnya, kepedulian menurunkan angka AKI dan AKB di Jatim menjadi poin penting yang harus menjadi perhatian bersama.

"Saya ingin mengajak semua untuk memperingati Hari Bidan Nasional dengan menyatukan langkah dalam upaya menurunkan AKI dan AKB. Ini PR kita bersama," ujarnya di Gedung Negara Grahadi, Jumat (24/6/2022).

Ajakan Khofifah juga sejalan dengan tema yang diambil untuk Hari Bidan Nasional 2022, yaitu "Perjalanan Panjang Profesi Bidan Mewujudkan Generasi Unggul Menuju Indonesia Maju". Untuk mengatasi AKI dan AKB dibutuhkan intervensi langsung dari hulu. Untuk AKI, salah satu hal yang harus diperhatikan adalah layanan kesehatan pada ibu sejak proses mengandung. Mulai dari kecukupan gizi, adanya kontrol rutin kehamilan dan kesehatan ibu, serta yang tak kalah penting kontrol dan pemeriksaan saat ibu sedang atau telah melewati proses persalinan.

"50 Persen kasus kematian ibu terjadi saat masa nifas. Maka harus ekstra diperhatikan untuk para ibu yang baru saja bersalin. Bahwa kewaspadaan terjadinya kematian Ibu bukan hanya saat proses persalinan saja. Melainkan juga pascapersalinan. Maka kontrol kesehatan pascapersalinan juga tidak boleh disepelekan dan harus jadi perhatian. Baik dari bidan ataupun dari pihak keluarga," imbuhnya.

Sedangkan untuk AKB, tindakan preventif yang dapat dilakukan adalah dengan menurunkan angka stunting pada bayi. Jatim sebenarnya telah mengalami penurunan angka stunting yang signifikan, yaitu sebesar 3,35 persen. Dari yang sebelumnya 26,86 persen pada 2019, menjadi 23,5 persen pada 2021.

Dalam hal ini, peran bidan menjadi sangat vital. Sebab bidan memiliki wewenang dan tugas dalam upaya percepatan penurunan AKI dan AKB lewat layanan kesehatan ibu dan bayi.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.