Harga Sembako Melonjak Akibat Banjir di Sumatera, Aceh Masih Terdampak
VISI.NEWS | BANDA ACEH - Harga cabe merah di Banda Aceh sempat melonjak tajam pada Minggu (30/11/2025), menyentuh angka Rp. 300 ribu per kilogram. Kenaikan harga sembako lainnya juga turut terpantau, seperti telur ayam yang mencapai Rp. 100 ribu per 30 butir. Kenaikan ini terjadi akibat dampak dari cuaca ekstrem dan banjir yang melanda kawasan Sumatera Barat dan Sumatera Utara, memengaruhi pasokan bahan pokok di beberapa wilayah. Meski begitu, kondisi di Banda Aceh dan beberapa kabupaten lainnya masih relatif aman dan lancar.
Herlina Haryo, seorang warga Banda Aceh, mengungkapkan situasi yang cukup mengkhawatirkan. "Alhamdulillah di Banda Aceh enggak banjir, tapi ikut terdampak pemadaman listrik bergilir, dan harga-harga sembako meroket parah," ujarnya kepada VISI.NEWS pada Senin (1/12/2025). Meskipun wilayah Banda Aceh tidak terendam banjir, namun dampak dari cuaca ekstrem ini cukup dirasakan oleh masyarakat setempat dalam bentuk kenaikan harga bahan pokok.
Humas ORARI Lokal Aceh Besar (YH6AI) juga melaporkan beberapa pembaruan mengenai kerusakan jalan yang terjadi akibat banjir besar yang melanda provinsi Aceh. Beberapa kabupaten seperti Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, dan Pidie Jaya, dilaporkan dalam kondisi aman dan lancar. Namun, sejumlah kabupaten lainnya mengalami kerusakan jalan yang cukup parah, membuat akses menuju beberapa daerah terhambat.
Di Kabupaten Bireuen, misalnya, jalan nasional di relasi Medan-Banda Aceh–Tingkeum Manyang dan Bireuen-Takengon mengalami kerusakan parah akibat jembatan yang putus. Kondisi ini mengakibatkan akses jalan di wilayah tersebut tidak dapat dilalui kendaraan. Selain itu, di Kota Lhokseumawe, jalan yang menghubungkan Banda Aceh-Medan, seperti di Desa Bungkah dan Desa Tambon Baroh, juga terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 1,5 meter, membuat jalur tersebut tidak bisa dilintasi.
Selain itu, beberapa kabupaten di Aceh Utara dan Aceh Timur juga dilaporkan terdampak banjir dengan ketinggian air yang mencapai 2 meter, membuat sebagian jalan tidak dapat dilalui kendaraan, meskipun ada beberapa jalur yang masih dapat dilalui oleh kendaraan roda enam. Sementara itu, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Jaya, Aceh Barat, dan Aceh Selatan tercatat dalam kondisi aman dan lancar.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!