Heboh Penarikan 40 Merek Beras, Bos Bulog Sidak Ritel Modern, Ini Hasilnya 6 Aug 2026 Cegah Keracunan MBG, SPPG Tanpa SLHS Terancam Ditutup Permanen 6 Aug 2026 Polisi Tetapkan Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi di Depok 6 Aug 2026 BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 poin 6 Aug 2026 Jadwal Persija vs Arema FC, Perebutan Juara Tiga Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 Riset DIR: Trust Publik Menguat, Modal Baru Benahi MBG 6 Aug 2026 Preview Persib vs Persebaya: Buru Trofi Pembuka Era Baru 6 Aug 2026 KDMP Nagrak Jalin Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Bandung Beri Apresiasi 6 Aug 2026 Truk Batu Bara Tabrak Lima Kendaraan di Ciwidey 6 Aug 2026 Dokter RSUD Ruteng Minta Maaf Usai Komentar soal Pasien BPJS Viral 6 Aug 2026 Heboh Penarikan 40 Merek Beras, Bos Bulog Sidak Ritel Modern, Ini Hasilnya 6 Aug 2026 Cegah Keracunan MBG, SPPG Tanpa SLHS Terancam Ditutup Permanen 6 Aug 2026 Polisi Tetapkan Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi di Depok 6 Aug 2026 BPS: Indeks Kepuasan Layanan Haji Indonesia 2026 Capai 83,28 poin 6 Aug 2026 Jadwal Persija vs Arema FC, Perebutan Juara Tiga Piala Presiden 2026 6 Aug 2026 Riset DIR: Trust Publik Menguat, Modal Baru Benahi MBG 6 Aug 2026 Preview Persib vs Persebaya: Buru Trofi Pembuka Era Baru 6 Aug 2026 KDMP Nagrak Jalin Kerja Sama dengan BPJS Ketenagakerjaan, Bupati Bandung Beri Apresiasi 6 Aug 2026 Truk Batu Bara Tabrak Lima Kendaraan di Ciwidey 6 Aug 2026 Dokter RSUD Ruteng Minta Maaf Usai Komentar soal Pasien BPJS Viral 6 Aug 2026

Harga Kopi di Kabupaten OKU Selatan Turun Signifikan Jelang Masuk Sekolah

ED
Senin, 1 Juli 2024 | 09:15 WIB
Bagikan
Harga Kopi di Kabupaten OKU Selatan Turun Signifikan Jelang Masuk Sekolah

VISI.NEWS | SUMATERA SELATAN - Harga kopi di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) mengalami penurunan signifikan menjelang tahun ajaran baru sekolah. Harga kopi yang sebelumnya berada di kisaran Rp 65.000 per kilogram, kini turun menjadi Rp 61.000 per kilogram, mengalami penurunan sebesar Rp 4.000 per kilogram.

Penurunan harga ini berdampak pada keputusan sebagian petani kopi di wilayah tersebut. Banyak petani yang memilih untuk mempertahankan hasil panen mereka dengan menyimpan biji kopi kering. Suyatno (43), seorang petani dari Kecamatan Muaradua Kisam, mengungkapkan bahwa harga kopi selalu mengalami penurunan saat mendekati tahun ajaran baru.

"Memang saat ini, akan memasuki tahun ajaran baru, sehingga kita petani sudah hapal harga jual kopi pasti turun," ujar Suyatno ketika ditemui pada Minggu (30/6). Menurutnya, kebutuhan mendesak seperti persiapan sekolah anak-anak membuat sebagian besar petani tetap menjual kopi meski harga turun.

Suyatno menambahkan, "Karena kebutuhan untuk anak sekolah sebagian besar petani tetap menjual kopi."

Di sisi lain, Ujang, seorang petani kopi lainnya, menyatakan bahwa ia lebih memilih menyimpan kopi kering pasca penjemuran. Ujang menunggu harga naik sebelum menggiling dan menjual kopinya.

"Kita petani kalau belum mau menjual kita simpan berupa gerinting yakni kopi kering masih berkulit siap giling," jelas Ujang.

Strategi menyimpan kopi kering sebelum menggilingnya disebut dengan istilah 'gerinting kopi'. Cara ini dianggap efektif oleh para petani yang berharap harga kopi akan membaik di masa mendatang sebelum mereka memutuskan untuk menjual hasil panennya.

Penurunan harga kopi ini menunjukkan dinamika pasar yang seringkali dipengaruhi oleh faktor-faktor musiman dan kebutuhan mendesak para petani, terutama saat menjelang tahun ajaran baru sekolah.

@shintadewip

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.