Harga Bitcoin Melonjak! Apa Penyebab Kenaikannya?

Desi Rossilawati
Jumat, 11 Juli 2025 | 13:52 WIB
Bagikan
Harga Bitcoin Melonjak! Apa Penyebab Kenaikannya?

Beberapa bahkan menyatakan peluang pemangkasan suku bunga dapat dilakukan secepatnya dalam rapat 30 Juli, tergantung perkembangan data inflasi.

"Lonjakan ini menandakan bahwa investor kripto mulai mengantisipasi pelonggaran kebijakan moneter yang dapat meningkatkan likuiditas pasar,” kata Analis Tokocrypto, Fyqieh Fachrur seperti dikutip dalam keterangannya, Jumat (11/7/2025).

“Level USD 112.000 menjadi area psikologis penting, dan jika momentum ini berlanjut, BTC bisa menguji level resistensi berikutnya di USD 115.000 hingga USD 118.000,” lanjutnya.

Sentimen Lainnya

Meningkatnya harapan akan penurunan suku bunga The Fed pada kuartal ketiga juga mendorong permintaan ETF spot BTC AS. Tren arus pasar ETF spot terkini berkontribusi terhadap pencapaian rekor tertinggi BTC pada 9 Juli dengan Total aliran masuk mencapai USD 80,6 juta.

Meskipun terjadi akumulasi dari investor jangka pendek dan panjang berdasarkan data on-chain, analis memperingatkan permintaan spot di bursa kripto masih cenderung lemah.

Ini menimbulkan kekhawatiran apakah lonjakan harga dapat berkelanjutan tanpa dorongan volume yang solid dari pasar ritel. Pasar saat ini menanti dua momen penting yang akan menentukan arah selanjutnya: rilis data Indeks Harga Konsumen (CPI) untuk Juni pada 11 Juli dan keputusan suku bunga The Fed pada 30 Juli. Keduanya dianggap sebagai penentu utama apakah tren pelonggaran kebijakan akan benar-benar dimulai dalam waktu dekat.

“Data CPI akan menjadi kunci. Jika inflasi terus melandai, maka peluang pemangkasan suku bunga makin terbuka lebar dan bisa memperkuat sentimen positif terhadap aset kripto,” tutur Fyqieh.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.