Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Harga Beras Naik Dua Kali Lipat, Jepang Melepas 150.000 Ton Stok Darurat

Desi Rossilawati
Selasa, 11 Maret 2025 | 22:10 WIB
Bagikan
Harga Beras Naik Dua Kali Lipat, Jepang Melepas 150.000 Ton Stok Darurat
VISI.NEWS | JEPANG - Pemerintah Jepang mulai melelang cadangan beras darurat pada Senin (10/3/2025) sebagai langkah untuk mengendalikan lonjakan harga yang meningkat hampir dua kali lipat dalam satu tahun terakhir. Kelangkaan beras di Jepang disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk cuaca panas ekstrem yang menyebabkan gagal panen serta aksi borong massal setelah peringatan gempa besar pada musim panas lalu. Selain itu, dugaan adanya pelaku usaha yang menahan stok demi menjualnya dengan harga lebih tinggi turut memperburuk krisis ini. Sebagai respons, pemerintah melepas 150.000 ton beras dari cadangan nasional yang totalnya mencapai satu juta ton. Hasil pelelangan akan diumumkan pada Rabu (12/3/2025), dan diperkirakan stok baru akan mulai tersedia di pasaran pada akhir Maret. Jika harga tetap tinggi, pemerintah mempertimbangkan untuk menambah pelepasan stok sebesar 60.000 ton lagi. Menteri Pertanian Jepang, Taku Eto, menyatakan bahwa kebijakan pelepasan cadangan beras kali ini berbeda dari biasanya. "Biasanya, kami menggunakan cadangan beras untuk bencana alam. Namun, kali ini masalah rantai pasokan menjadi penyebabnya. Ini adalah situasi yang sangat tidak biasa," kata Eto dalam sidang parlemen, seperti dikutip AFP. Ia juga menegaskan bahwa langkah ini diharapkan dapat memperbaiki distribusi beras dan membantu masyarakat mendapatkan harga yang lebih terjangkau. Para pakar menilai bahwa selain perubahan iklim, lonjakan wisatawan juga berkontribusi terhadap krisis ini. Pada Agustus tahun lalu, banyak toko kehabisan stok setelah pemerintah mengeluarkan peringatan gempa besar. Kekhawatiran meningkat seiring datangnya topan kuat dan liburan tahunan Obon, yang menyebabkan lonjakan permintaan. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.