Harga Beli Listrik PLN dari Pembangkit Energi Terbarukan Naik di Kuartal IV 2023

ED
Kamis, 21 Desember 2023 | 07:56 WIB
Bagikan
Harga Beli Listrik PLN dari Pembangkit Energi Terbarukan Naik di Kuartal IV 2023

VISI.NEWS | JAKARTA - PT PLN (Persero) menaikkan harga beli listrik dari pembangkit yang memanfaatkan sumber energi baru terbarukan (EBT) mulai Oktober hingga Desember 2023. Kenaikan ini sesuai dengan evaluasi tahunan yang dilakukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berdasarkan Peraturan Presiden No. 112 Tahun 2022 tentang Percepatan Pengembangan Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik.

Menurut Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini, kenaikan harga beli listrik EBT ini bertujuan untuk memberikan insentif kepada pengembang pembangkit EBT agar lebih bersemangat mengembangkan potensi energi terbarukan di Indonesia. "Kami berharap dengan kenaikan ini, pembangkit EBT dapat meningkatkan kapasitas dan kualitas produksinya, sehingga dapat mendukung pencapaian target bauran energi terbarukan sebesar 23 persen pada tahun 2025," ujarnya belum lama ini.

Adapun, harga beli listrik EBT yang berlaku di kuartal IV 2023 adalah sebagai berikut:

  • Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP): USD 0,11 per kWh untuk kapasitas kurang dari 10 MW, USD 0,10 per kWh untuk kapasitas 10-55 MW, dan USD 0,085 per kWh untuk kapasitas lebih dari 55 MW.
  • Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA): USD 0,113 per kWh untuk kapasitas kurang dari 1 MW, USD 0,109 per kWh untuk kapasitas 1-3 MW, USD 0,096 per kWh untuk kapasitas 3-5 MW, USD 0,091 per kWh untuk kapasitas 5-20 MW, dan USD 0,089 per kWh untuk kapasitas 20-50 MW.
  • Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Fotovoltaik: USD 0,15 per kWh untuk kapasitas kurang dari 10 MW, USD 0,14 per kWh untuk kapasitas 10-20 MW, dan USD 0,13 per kWh untuk kapasitas lebih dari 20 MW.
  • Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB): USD 0,11 per kWh untuk kapasitas kurang dari 10 MW, USD 0,10 per kWh untuk kapasitas 10-50 MW, dan USD 0,09 per kWh untuk kapasitas lebih dari 50 MW.
  • Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) dan Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg): USD 0,13 per kWh untuk kapasitas kurang dari 10 MW dan USD 0,12 per kWh untuk kapasitas lebih dari 10 MW.
  • Pembangkit Listrik Tenaga Energi Laut: USD 0,25 per kWh untuk kapasitas kurang dari 10 MW dan USD 0,23 per kWh untuk kapasitas lebih dari 10 MW.
  • Pembangkit Listrik Tenaga Bahan Bakar Nabati (PLT BBN): USD 0,15 per kWh untuk kapasitas kurang dari 10 MW dan USD 0,14 per kWh untuk kapasitas lebih dari 10 MW.

Sementara itu, untuk harga beli listrik dari pembangkit konvensional yang berlaku di kuartal IV 2023 adalah sebagai berikut:

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.