Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Hanya Sepekan Setelah Dilantik, Trump Deportasi Ratusan Imigran

Desi Rossilawati
Jumat, 24 Januari 2025 | 20:40 WIB
Bagikan
Hanya Sepekan Setelah Dilantik, Trump Deportasi Ratusan Imigran
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Kurang dari sepekan setelah dilantik, pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump memulai operasi besar-besaran untuk menangkap dan mendeportasi ratusan imigran ilegal. Operasi ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Gedung Putih, Karolina Leavitt, pada Kamis (23/1/2025). "Pemerintahan Trump pada hari Kamis menangkap 538 penjahat imigran ilegal," ungkap Leavitt melalui platform media sosial X. Ia juga mengungkapkan bahwa ratusan imigran telah dideportasi menggunakan pesawat militer. "Operasi deportasi massal terbesar dalam sejarah sedang berlangsung," kata Leavitt, dikutip Channel NewsAsia. Langkah ini merupakan realisasi janji kampanye Trump untuk mengambil tindakan tegas terhadap imigrasi ilegal. Setelah dilantik pada 20 Januari, Trump segera menandatangani sejumlah perintah eksekutif terkait kebijakan imigrasi. Beberapa kebijakan yang ditandatangani Trump mencakup perluasan hukuman mati untuk pelaku kriminal dan imigran ilegal, pengusiran imigran gelap, dan penangguhan kedatangan pencari suaka. Selain itu, perintah eksekutifnya mengarahkan badan-badan federal untuk tidak mengakui kewarganegaraan otomatis bagi anak-anak yang lahir di AS jika ibu mereka tidak memiliki status hukum sah, kecuali ayah mereka adalah warga negara AS atau penduduk tetap yang legal. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.