Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Hamas Lepaskan Sandera Warga AS-Israel di Tengah Negosiasi Gencatan Senjata

Desi Rossilawati
Selasa, 13 Mei 2025 | 21:15 WIB
Bagikan
Hamas Lepaskan Sandera Warga AS-Israel di Tengah Negosiasi Gencatan Senjata
VISI.NEWS | GAZA - Kelompok Hamas membebaskan seorang sandera berkewarganegaraan ganda Amerika Serikat-Israel di tengah upaya internasional untuk mendorong gencatan senjata di Jalur Gaza. Sandera tersebut, Sersan Edan Alexander, merupakan prajurit militer Israel (IDF) yang ditawan sejak Oktober 2023. Dalam pernyataan resmi yang disampaikan Selasa (13/5/2025), sayap militer Hamas, Brigade Ezzedine Al-Qassam, menyebut pembebasan ini dilakukan setelah adanya kontak dengan pemerintah AS sebagai bagian dari inisiatif gencatan senjata. "Brigade (Ezzedine) Al-Qassam baru saja membebaskan tentara Zionis dan warga negara Amerika Edan Alexander, setelah melakukan kontak dengan pemerintah AS, sebagai bagian dari upaya yang dilakukan oleh mediator untuk mencapai gencatan senjata," ujar juru bicara Hamas seperti dikutip dari kantor berita AFP. Menanggapi hal ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyambut hangat kembalinya Alexander. Ia menegaskan komitmen Israel untuk memulangkan seluruh sandera, baik yang masih hidup maupun yang telah gugur. "Pemerintah Israel dengan hangat menyambut prajurit IDF Sersan Edan Alexander, yang telah dipulangkan dari tahanan Hamas," demikian pernyataan resmi dari kantor perdana menteri Israel. Meski begitu, Israel menegaskan pembebasan Alexander tidak berarti dimulainya gencatan senjata. Di sisi lain, Hamas menyatakan kesiapannya untuk melakukan perundingan intensif demi mencapai kesepakatan menyeluruh, termasuk pertukaran tahanan dan pengelolaan Gaza oleh pihak independen. Pembebasan ini juga dikaitkan dengan upaya membuka jalur penyeberangan bantuan kemanusiaan ke Gaza, yang telah diblokade lebih dari dua bulan. Kepala tim negosiator Hamas, Khalil Al-Hayya, mengatakan pihaknya siap untuk memulai dialog serius demi mengakhiri konflik bersenjata dan menata ulang pemerintahan Gaza secara profesional dan independen. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.