Hajat Akhir Tahun 2023 Bedas, Kang DS Berharap Majalaya "Kota Dolar" Kembali Berjaya
Dadang Supriatna pun turut menginformasikan kepada masyarakat capaian program kerjanya selama menjadi orang nomor satu di Kabupaten Bandung. Di antaranya, memberikan insentif kepada guru ngaji, Ketua RT, Ketua RW, Linmas, perangkat desa, kader PKK, dan lainnya dengan anggaran Rp 109 miliar per tahunnya.
"Pada Januari 2024, sebanyak 72.000 kader PKK se-Kabupaten Bandung mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan dan 88.000 petani juga mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Bupati Bandung juga turut menyampaikan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang semula Rp 960 miliar naik menjadi Rp 1,3 triliun. Ia juga mengungkapkan investasi di Kabupaten Bandung meningkat, selain PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) dan laju pertumbuhan ekonomi meningkat. Hal ini atas kekompakan antara jajaran Polri, TNI, Ormas, LSM maupun masyarakat Kabupaten Bandung.
Dadang Supriatna berharap di tahun 2024 kebersamaan dan keberhasilan terus ditingkatkan. Bupati Bandung pun berharap doanya dari semua masyarakat Kabupaten Bandung.
Ia pun mengajak kepada masyarakat Kabupaten Bandung untuk mensukseskan pelaksanaan Pemilu 2024. "Pemilu bisa terlaksana dengan sukses, aman, damai dan kondusif," harapnya.
Kang DS, sapaan akrab Bupati Bandung ini menyebutkan dalam menghadapi Indonesia Emas tahun 2045, ada lima hal yang harus menjadi perhatian masyarakat Indonesia, khususnya Kabupaten Bandung. Pertama peningkatan kualitas SDM (Sumber Daya Manusia) yang profesional dan paham IT (Informasi dan Teknologi), kedua big data, ketiga riset dan development, keempat institusi yang kuat, dan kelima mengelola keuangan (anggaran) dengan baik. Kang DS pun berharap bahwa Majalaya yang sempat terkenal dengan sebutan "Kota Dolar" itu bisa kembali berjaya seperti masa lalu.
"Kita doakan Majalaya kembali sukses, seperti pada masa kejayaannya 'Kota Dolar' dulu. Untuk membangkitkan kembali Majalaya sebagai 'Kota Dolar', kita berusaha untuk melaksanakan festival sarung, selain promosi dan fashion show sarung yang dihasilkan para pelaku usaha di Majalaya," katanya.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!