Hadir di "Jelekong Fest", Kepala BPK IX Jawa Barat Ungkap Strategi Pelestarian Budaya
Dalam konteks pelestarian maestro wayang, Dwi Ratna mengungkapkan tantangan keberlanjutan. "Kami tengah meminta analisis dari teman-teman ahli kebudayaan untuk mengecek data karya budaya yang perlu dilestarikan," tuturnya.
Dwi Ratna Nurhajarini mengakhiri wawancara dengan menekankan perlunya dukungan dari berbagai pihak. "Kami berharap agar pelestarian budaya ini tetap menjadi agenda bersama, karena itu adalah bagian tak terpisahkan dari identitas budaya kita," pungkasnya.
"Jelekong Fest"
Ketua Panitia "Jelekong Fest" Intan D Sunarya, mengatakan, kegiatan ini selain menampilkan pagelaran wayang golek juga digelar bazar produk UMKM yang ada di Kelurahan Jelekong. Sejumlah stand telah disiapkan di depan gedung padepokan yang dibanjiri penonton. Selain di area gedung, di pinggir jalan depan padepokan juga sudah ramai pedagang kaki lima.
Intan mengatakan, acara berlangsung sejak siang dan puncaknya malam ini. Pada pukul 19.00 - 19.30 WIB kata Intan diisi dengan talkshow tentang perkembangan wayang golek di Jawa Barat yang menampilkan narasumber Prof. Dr. Arthur S. Nalan dan Agus Muhram Sunarya
Kemudian pada pukul 19.30 - 20.00 WIB penyerahan piagam penghargaan kepada perwakilan para dalang dan rekan kerja yang terkait dalam acara Hari Wayang Nasional "Jelekong Fest" oleh BPK IX Wilayah Prov. Jabar
Pada 20.00 - 21.00 WIB, kata Intan, pemutaran video profile pemutaran video profil Giri Harja dan video profil dalang cilik dan para dalang tampil pada malam ini berupa parade dalang bihari, kiwari, baring supagi.
@uli
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!