H. Kusnadi, "Selamat dan Sukses untuk Parpol Pendatang Baru pada Pemilu 2024"
VISI.NEWS | BANDUNG - Menghadapi Pemilu serentak tahun 2024 mendatang, diketahui bakal terdapat puluhan Partai Politik (Parpol) baru yang akan ikut bertarung guna memperebutkan kursi DPR RI periode 2024 - 2029, meski demikian, parpol baru tersebut harus mampu melewati ambas batas suara yang direncakan mencapai 5 - 7 persen dari total pemilih di Indonesia.
Melihat kondisi politik nasional yang ketat tersebut, Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar), Haji Kusnadi mengatakan, berpolitik merupakan hak setiap bangsa Indonesia dan dilindungi secara konstitusi, maka tak heran jika politik dijadikan alat menyuarakan aspirasi hingga menjadi alat kekuasaan, namun berpolitik tetap harus menggunakan etika, prilaku serta moral jiwa yang sehat sehingga melahirkan demokrasi yang baik.
"Selamat dan sukses untuk parpol pendatang baru pada Pemilu 2024 mendatang, selamat atas lahirnya SK Kemenkumham bagi para peserta parpol baru guna mengikuti verifikasi parpol peserta pemilu 2024 yang akan dilaksanakan oleh KPU, semoga lolos," katanya.
Kusnadi menjelaskan, kehadiran parpol baru tersebut tidak lain karena gagasan yang di lahirkan oleh seseorang yang sebelumnya bergabung dengan parpol lama yang lebih dulu ikut kompetisi dalam pemilu - pemilu sebelumnya, misal, Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, pendirinya merupakan eks partai PKS, yaitu Anis Matta dan Fahri Hamzah dan kawan - kawan.
"Kemudian Partai Ummat yang dibentuk Amien Rais, setelah pentolan PAN tersebut mundur dari partai lamanya, lalu ada Partai Masyumi Reborn, yang ditunggangi Ahmar Yani eks politisi PPB dan PPP, lanjut Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) yang didirikan oleh eks Ketua Umum PRD Agus Jabo Priyono," urainya.
Selain itu ada parpol baru yang didirikan oleh politikus lawan yakni diantaranya, lanjut Kusnadi kepada VISI.NEWS, Rabu (10/11/21), Partai Buruh yang dipimpin langsung oleh Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal, dan yang terbaru ada Partai PKN yang didirikan oleh eks politis Demokrat juga pernah menjabat sebagai Sekjen partai Hanura, I Gede Pesek.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!