IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Gus Fawait Pastikan Irigasi dan Optimalisasi Lahan Terus Berjalan

Desi Rossilawati Abdul Ghofur
Selasa, 14 Juli 2026 | 09:28 WIB
Bagikan
/

VISI.NEWSPemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat pembangunan sektor pertanian melalui perbaikan infrastruktur irigasi dan program optimalisasi lahan. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Jember, Gus Fawait, saat meninjau langsung progres pekerjaan saluran irigasi di Desa Wonojati, Kecamatan Jenggawah, Senin (13/7/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pertanian menjadi salah satu strategi utama pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Jember.

Menurutnya, Desa Wonojati menjadi salah satu lokasi pelaksanaan program optimalisasi lahan dengan luasan sekitar 20 hektare. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memaksimalkan potensi lahan pertanian agar dapat memberikan hasil yang lebih baik bagi para petani.

"Program ini merupakan bagian dari pembangunan pertanian yang kami lakukan secara bertahap. Tidak hanya optimalisasi lahan, tetapi juga perbaikan jaringan irigasi agar kebutuhan air untuk pertanian dapat terpenuhi dengan baik," ujar Gus Fawait.

Ia menambahkan, sepanjang tahun 2026 Pemkab Jember menargetkan optimalisasi lahan hingga mencapai 7.070 hektare. Selain itu, pembangunan Irigasi Perpompaan (Irpom) juga terus dipercepat dengan target hampir 100 titik yang tersebar di berbagai wilayah, disertai penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk meningkatkan efisiensi kerja petani.

Untuk mendukung program tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp312 miliar yang digunakan selama tahun anggaran 2025 hingga 2026. Dana tersebut difokuskan pada pembangunan sarana dan prasarana pertanian guna memperkuat produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Jember.

Gus Fawait juga menjelaskan bahwa pelaksanaan sejumlah proyek pertanian dilakukan melalui pola pemberdayaan masyarakat. Dengan melibatkan warga sekitar dalam proses pengerjaan, program ini diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat bagi petani, tetapi juga memberikan tambahan penghasilan bagi masyarakat setempat.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.