IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Gundukan Sampah Di Samping Jembatan Ciasem Subang, Ganggu Lingkungan, Reynaldi : Pemkab Subang Segera Tangani

ED
Rabu, 19 Oktober 2022 | 13:04 WIB
Bagikan
Gundukan Sampah Di Samping Jembatan Ciasem Subang, Ganggu Lingkungan, Reynaldi : Pemkab Subang Segera Tangani

VISI.NEWS | SUBANG Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Fraksi Golkar Dapil Kabupaten Subang, Reynaldi menyayangkan adanya tumpukan sampah berbagai jenis disamping Jembatan Ciasem yang menimbulkan bau tak sedap ke sekitar lingkungan.

Gundukan sampah tersebut berada di sejumlah titik di bahu jalan penghubung antar desa dan antar kecamatan di wilayah Ciasem, bahkan tumpukan sampah itu hampir menjalar ke jalan raya Pantura.

“Gundukan sampah di bahu jalan disebabkan tidak adanya lokasi pembuangan sampah sementara (TPS) di wilayah Ciasem,” katanya.

Selain itu, menurut Reynaldi, juga disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Tidak ada TPS sehingga bahu jalan dijadikan tempat pembuangan sampah, ini dikhawatirkan menimbulin penyakit akibat bau tak sedap,” sambungnya.

Tumpukan sampah tersebut, menurut informasi dari warga sudah tidak pernah diangkut selama dua tahun lamanya.

"Untuk itu saya meminta agar Pemkab Subang atau pihak terkait segera mengatasi tumpukan sampah tersebut, sebelum akhirnya terus menggunung dan menimbulkan penyakit,” ujar Reynaldi.

Terlebih, akibat gundukan sampah tersebut dikhawatirkan dapat membuat saluran air tersumbat hingga menimbulkan banjir, karena diketahui wilayah Ciasem merupakan wilayah yang rentan bencana banjir.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.