Guncangan Kampus ITB, Lagu Erika Viral Picu Kontroversi Publik

Desi Rossilawati
Kamis, 16 April 2026 | 10:22 WIB
Bagikan
Guncangan Kampus ITB, Lagu Erika Viral Picu Kontroversi Publik

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Sorotan publik terhadap dunia kampus kembali mencuat. Setelah sebelumnya ramai perbincangan mengenai kasus di Fakultas Hukum Universitas Indonesia, perhatian kini beralih ke Institut Teknologi Bandung. Kampus yang dikenal dengan berbagai prestasinya tersebut menjadi perbincangan di media sosial beredarnya video penampilan musik yang dinilai tidak pantas.

Video yang viral tersebut menampilkan Orkes Semi Dangdut (OSD), unit kegiatan di bawah Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) ITB. Dalam penampilan itu, lagu yang dibawakan memicu reaksi dari warganet karena liriknya dianggap mengandung unsur pelecehan seksual verbal dan tidak pantas dilakukan oleh kelompok yang disebut sebagai kaum terpelajar.

1. Kronologi dan Asal-Usul Lagu 'Erika'

Banyak pihak bertanya-tanya mengenai latar belakang lagu yang memicu keresahan tersebut. Berdasarkan penelusuran fakta, lagu ini ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang di lingkungan internal himpunan terkait.

- Unit Kegiatan Lama: Orkes Semi Dangdut (OSD) sendiri adalah unit kegiatan yang sudah berdiri sejak era 1970-an.

- Karya Tahun 80-an: Lagu yang menjadi kontroversi tersebut berjudul "Erika" dan diketahui diciptakan pada tahun 1980-an.

- Kelalaian Etika: Pihak mahasiswa mengakui adanya kelalaian dalam tetap membawakan lagu tersebut tanpa mempertimbangkan perkembangan norma sosial dan nilai kesusilaan yang berlaku di masyarakat saat ini.

- Konten Asusila: Video yang viral menunjukkan lirik-lirik yang dinilai bernada asusila dan vulgar, sehingga memicu empati negatif dari masyarakat, khususnya kaum perempuan.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.