IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Guna Pencegahan, Dudy : Kami Apresiasi Langkah IDI Dan Kemenkes Menyikapi Masalah Obat Paracetamol Sirup

ED
Senin, 10 Oktober 2022 | 14:35 WIB
Bagikan
Guna Pencegahan, Dudy : Kami Apresiasi Langkah IDI Dan Kemenkes Menyikapi Masalah Obat Paracetamol Sirup

VISI.NEWS |BANDUNG - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengingatkan pemerintah untuk segera menghentikan sementara penggunaan obat paracetamol sirup khususnya pada golongan usia anak.

Peringatan IDI tersebut, menurut Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Dudy Pamuji, dilakukan hingga pemerintah berhasil mengidentifikasi penyebab dari gangguan ginjal akut progresif atipikal.

"Berkaca pada kasus kematian puluhan anak di Gambia, Afrika diduga meninggal usai mengkonsumsi obat sirup yang terkontaminasi dietilen glikol (DEG) dan etilen glikol (EG), diduga obat paracetamol sirup," katanya.

Menurut informasi, Menteri Kesehatan beserta IDI telah melakukan rapat koordinasi kaiatan dengan peringatan penghentian konsumsi obat paracetamol sirup untuk anak sebagai bagian dari pencegahan.

"Sebagai legislator di daerah Jabar, saya sangat apresiasi atas sikap objektif IDI atas informasi dah himbauan tersebut, sehingga masyarakat bisa terlindungi dan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan," sambungnya.

Peringatan atau himbauan IDI ini, lanjut Dudy, harus ditanggapi oleh masyarakat atau para orangtua, agar lebih berhati-hati dan waspada dalam memberikan obat kepada anak.

"Masih menurut informasi, sudah ada di 20 provinsi kaitan kasus ini (dampak obat paracetamol sirup) dan itu tercatat sejak september 2022," ujarnya.

Oleh karena itu, BPOM telah menetapkan aturan baru terkait ketetapan kandungan obat sirup di Indonesia, terbaru, setiap perusahaan farmasi yang melakukan registrasi obat tidak diperbolehkan mendaftarkan produk yang mengandung DEG dan EG.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.