Guna Menggerakkan Ekspansi di Asia Tenggara, Bounty Media Raih Pendanaan Pra-A Senilai US$ 1,8 Juta
"Kita tengah mengalami revolusi dalam privasi data, dan sebagian besar merek dan konsumen pun sedang mempelajari cara menghadapinya. Bounty telah berkembang berkat solusi yang mudah dan transparan, serta memberdayakan konsumen dan merek tepercaya. Kami juga didukung tim unggulan untuk menjalani misi tersebut," jelas William Bao Bean, Managing Director, SOSV, Orbit Startups.
Berdiri pada November 2019 di Singapura, Bounty Media adalah platform adtech dan martech yang menawarkan solusi monetisasi bagi pengiklan dan penerbit media.
Sedangkan Orbit memperluas skala usaha rintisan inovatif di seluruh dunia yang tersebar di pasar-pasar baru dan maju di Asia Tenggara dan Asia Selatan, Timur Tengah, Afrika dan Amerika. Program ini menjadi bagian dari SOSV, perusahaan modal ventura asal Amerika Serikat yang memiliki dana kelolaan senilai US$ 1,3 miliar. Sejumlah alumni program ini mencakup VideoVerse, mitra teknologi di ajang Olimpiade dan Premier League, Inggris; pionir tekfin BitMEX; Phable, platform perawatan penyakit kronis terbesar di India; ELSA Speak, perusahaan pertama yang mendapat investasi dari Google Gradient di Asia; MarketForce, sistem distribusi ritel terkemuka di Afrika; serta, Dastgyr, Alibaba Group baru di Pakistan.
Tentang Vectr Fintech Partners Vectr Fintech Partners adalah perusahaan modal ventura yang memiliki kantor di San Francisco dan Hong Kong. Vectr berinvestasi pada perusahaan tahap awal (early stage company) yang menciptakan transparansi pasar, likuiditas, dan alur informasi dan modal yang bergerak bebas. Memiliki lebih dari 30 perusahaan portofolio di Amerika Utara dan Asia, tim Vectr mencari pendiri usaha yang menggerakkan inovasi di pasar modal, infrastruktur, deep tech, dan solusi blockchain.@mpa
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!