Gubernur NTT Gerak Cepat Tangani Dampak Gempa M7,7
Ilustrasi./visi.news/ist.
Personel Polda NTT, TNI AD dari Korem 161/Wira Sakti Kupang, TNI AL Komando Daerah Angkatan Laut VII, serta TNI AU Lanud El Tari telah dikerahkan untuk mendukung penanganan dampak gempa di wilayah Flores.
“Kami juga dapat informasi dari Kapolda NTT, Pak Danrem, juga dari Dankodaeral VII dan Danlanud AU El Tari Kupang yang sudah siapkan tim untuk dikerahkan ke Flores untuk membantu penanganan di Flores,” katanya.
BNPB Minta Warga Jauhi Pantai
Sementara itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat menjauhi pantai setelah gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah NTT pada Sabtu pagi.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan masyarakat diminta tetap tenang meski peringatan tsunami telah dicabut.
"Melalui media ini, kami meminta masyarakat tetap tenang. Meski peringatan tsunami sudah dicabut, kami menghimbau agar masyarakat tetap menjauhi pantai saat ini sebelum nanti ada peringatan lain dari BMKG," kata Berton dalam konferensi pers daring di Jakarta, Sabtu.
BNPB juga meminta masyarakat tidak memasuki gedung, khususnya bangunan yang mengalami keretakan akibat gempa.
"Karena ini berpotensi bahaya ketika ada gempa susulan," kata Berton.
Dua Orang Meninggal Dunia
BNPB mengonfirmasi sedikitnya dua orang meninggal dunia akibat gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, NTT.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!