Gravel Percepat Transformasi Digital Industri Konstruksi di Indonesia, Raih Pendanaan US$14 Juta dari Investor Ternama
“Strategi inovatif kami tidak semata merevolusi industri tetapi juga meningkatkan kehidupan pekerja konstruksi di seluruh Indonesia. Saya bangga dengan pencapaian Gravel karena ini lebih dari sekedar bisnis. Ada misi dengan dampak sosial yang tinggi dimana Indonesia hanyalah permulaan, karena impact-nya dapat menyebar secara global.”
Pertumbuhan Gravel yang signifian didukung oleh leadership kuat yang mampu mendorong perusahaan dan seluruh talenta yang terlibat. Georgi Ferdwindra Putra, Co-Founder dan Co-Chief Executive Officer Gravel menyatakan, “Kekuatan leadership dan inovasi Gravel mampu memperluas cakupan layanan kami dalam proses konstruksi secara holistik. Bersama Gravel, pelanggan bisa bertemu arsitek atau studio desain untuk pembuatan konsep dan gambar bangunan, menunjuk kontraktor berlisensi yang sesuai dengan jenis pembangunan dan anggaran mereka, memperkerjakan tukang yang keterampilannya teruji hingga mendapatkan bahan bangunan dan alat konstruksi berkualitas. Setelah proyek selesai, mereka juga bisa memanfaatkan jasa perbaikan dan perawatan bangunan untuk memastikan kondisinya tetap prima. Jadi, pelanggan dan pelaku proyek konstruksi sama-sama berdaya di setiap prosesnya."
Dalam mendorong kemajuan teknologi di sektor konstruksi Indonesia, Gravel mengoptimalkan smart matching technology yang disebut Personalized Job Feed untuk menyederhanakan proses mempertemukan tukang dengan kebutuhan proyek. Teknologi ini memastikan pelanggan mendapatkan tukang berkualitas tinggi hanya dalam satu setengah menit, dimana terdapat perbedaan waktu yang sangat signifikan dari proses pencarian tukang secara konvensional yang rata-rata butuh 5-14 hari. Teknologi ini tidak hanya mempercepat proses.konstruksi namun secara substansial juga mengurangi biaya.
Selain itu, platform data Gravel mempu menghadirkan analisis kegiatan proyek secara real-time yang berguna dalam pengambilan keputusan berbasis data. Ke depannya, Gravel akan meluncurkan model prediktif yang dirancang untuk memantau.perkembangan proyek secara efisien. “Menjadi jembatan antara teknologi dan konstruksi.mampu meningkatkan nilai dan potensi,” kata Fredy Yanto Co-Founder dan Co-Chief Executive Officer Gravel.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!