Grab Akuisisi Startup Robotika China untuk Perkuat Pengantaran Otomatis

ED
Rabu, 7 Januari 2026 | 05:03 WIB
Bagikan
Grab Akuisisi Startup Robotika China untuk Perkuat Pengantaran Otomatis

VISI.NEWS | NEW YORK - Grab Holdings Ltd. resmi mengakuisisi Infermove, perusahaan robotika kecerdasan buatan asal China, sebagai langkah strategis memperkuat kemampuan pengantaran otomatis, khususnya pada tahap first mile dan last mile logistik. Akuisisi ini diumumkan pada Desember 2025 dan menandai ekspansi serius Grab di sektor robotika berbasis AI .

Infermove merupakan startup yang berdiri pada awal 2021 dan berfokus pada pengembangan sistem mengemudi otonom untuk lingkungan tidak terstruktur serta robot pengantaran bergerak. Perusahaan ini dikenal dengan teknologi robot trotoar yang mampu melakukan manipulasi menggunakan lengan atas, serta robot mobilitas personal untuk kebutuhan logistik jarak pendek.

Keunggulan Infermove terletak pada pendekatan pengumpulan data dunia nyata. Perusahaan memanfaatkan data pergerakan kendaraan non-motor seperti skuter listrik kurir untuk melatih robot agar mampu beradaptasi dengan kondisi lingkungan kompleks. Teknologi ini memungkinkan robot meniru perilaku manusia dalam skenario pengantaran terakhir yang dinamis.

Melalui sistem internal bernama “Rider Shadow System”, Infermove dapat mengumpulkan data pelatihan secara masif dan efisien. Pendekatan ini dinilai mampu mengatasi kendala industri robotika, seperti mahalnya akuisisi data dan ketergantungan berlebihan pada simulasi buatan.

Pendiri Infermove, Aaron Lu, merupakan figur berpengalaman di bidang kendaraan otonom. Sebelum mendirikan Infermove, ia memimpin program robotaksi tanpa pengemudi di Silicon Valley dan berhasil mengembangkan salah satu layanan taksi otonom level L4 pertama yang beroperasi di jalan umum Amerika Serikat.

Dalam beberapa tahun terakhir, Infermove mencatat pertumbuhan bisnis yang pesat. Pendapatannya melonjak signifikan dan perusahaan telah menjalin kerja sama dengan berbagai platform pengantaran besar di China, sekaligus menjalankan proyek percontohan di sejumlah negara Asia Pasifik seperti Singapura, Jepang, dan Australia.

Dari sisi Grab, akuisisi ini dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk meningkatkan efisiensi operasional di tengah naiknya biaya tenaga kerja dan tingginya permintaan layanan antar. Teknologi robotika diharapkan dapat meningkatkan keandalan layanan sekaligus menjaga margin keuntungan.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.