Golkar Kab. Bandung Gelar Dikpol Tahun 2023, Sugih: Kita Kejar Ketertinggalan

ED
Minggu, 4 Juni 2023 | 21:24 WIB
Bagikan
Golkar Kab. Bandung Gelar Dikpol Tahun 2023, Sugih: Kita Kejar Ketertinggalan

VISI.NEWS | SOREANG - Ketua Dewan Pimpinan Daerah  (DPD) Partai Golkar Kabupaten Bandung, H. Sugianto, S.Ag., M.Si., menggelar kegiatan Pendidikan Politik (Dikpol) Kelas Beringin di Gedung Sekretariat DPD Golkar Kab. Bandung, Soreang, Minggu (4/6/2023).

Adapun para peserta yang ikut kali ini merupakan kelas pertama di tahun 2023, dari kelas paket B dan Paket C yang berjumlah total 250 orang, dari 8 kecamatan yang merupakan kelompok Bandung Selatan.

Dalam kesempatan itu, pria yang biasa disapa Kang Sugih ini mengatakan bahwa kegiatan Pendidikan Politik Kelas Beringin merupakan kegiatan Rutinan dan program DPD Golkar Kabupaten Bandung.

"Semenjak saya memimpin Golkar di Kab. Bandung, kegiatan yang bertujuan untuk mengejar kesetaraan pendidikan masyarakat yang tertinggal dengan melalui pola pendidikan non formal yaitu mengikuti paket B, paket C," ujarnya.

Kang Sugih mengatakan melihat dari data sensus Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bandung, dimana angka rata rata lama sekolah itu hanya di 9,8 %.

"Artinya hanya sampai rata-rata lulus Tingkat SMP. di Kabupaten Bandung itu, tentunya Golkar dalam hal ini berupaya bagaimana mensosialisasikan terus kepada masyarakat agar memiliki pendidikan formal bagi yang belum punya ijasah Baik itu SMP atau SMA, kita terus bantu dengan tahapan dan prosedur yang memang sudah dilakukan oleh pemerintah," bebernya.

Lebih lanjut, Kang Sugih yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Kab. Bandung itu, menyebutkan sesuai dengan judul yaitu pendidikan politik kelas beringin, selain membantu di bidang pendidikan, juga dengan memberikan wawasan politik kepada para peserta yang hadir dalam setiap momentum kegiatan demokrasi seperti Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Umum dan lainnya.

"Peran serta masyarakat ini sangat penting Mereka harus didorong pengetahuan dan pemahamannya, sehingga partisipasi dalam Pemilihan Umum meningkat, Jadi kita ada kegiatan yang sifatnya plus bagi masyarakat, dimana mereka mendapat Fasilitas kesetaraan pendidikan, kedua juga mendapat ilmu Politik atau informasi politik, yang benar-benar dari Narasumber yang kapabel dan kredibel, yang kemudian diterima, mereka bisa implementasikannya di lapangan," bebernya.

Selain itu, dirinya juga mengatakan tantangan pendidikan sekarang semakin berat, dengan adanya sistem zonasi banyak calon anak didik yang tidak melanjutkan sekolahnya.

"Kenapa demikian yaitu faktor zonasi, mereka tidak bisa diterima di Sekolah yang di inginkan, sehingga menjadikan enggan untuk bersekolah di sekolah lain, " ungkapnya.

"Kita akan terus melakukan setiap tahunnya pelaksanaan ini dan membuka angkatan 4 angkatan diberbagai kecamatan. Kami konsisten akan lakukan ini semua dengan target utamanya kami ingin mengejar ketertinggalan rata-rata lama sekolah warga Kabupaten Bandung, " pungkasnya. @gvr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.