GMNI Gelar Kongres XXII, Gaungkan Perlawanan terhadap Penjajahan Gaya Baru
VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Gedung Merdeka kembali menjadi saksi sejarah ketika semangat nasionalisme dan perlawanan terhadap penjajahan bergema dalam Kongres XXII Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) yang diselenggarakan di Gedung Merdeka, Kota Bandung, Selasa (15/7/2025).
Dengan mengusung tema 'Bersatu, Lawan Penjajahan Gaya Baru', kongres ini menjadi titik konsolidasi nasional bagi ratusan kader GMNI dari seluruh pelosok negeri.
Sejumlah tokoh nasional, akademisi, serta perwakilan dari berbagai organisasi mahasiswa turut hadir memeriahkan pembukaan, termasuk dari Kemenpora, Kominfo, Kementerian Koperasi, dan tokoh-tokoh alumni GMNI.
Kongres secara resmi dibuka oleh tokoh senior GMNI, Suko Sudarsono, dalam sebuah prosesi simbolis yang sarat makna sejarah.
“Dengan ini saya menyatakan bahwa Kongres GMNI yang ke-22 saya buka. Merdeka! Merdeka!,” serunya disambut semangat dari ratusan peserta.
Kegiatan Kongres GMNI XXII ini direncanakan berlangsung selama lima hari dengan rangkaian agenda strategis, mulai dari diskusi ideologis, sidang komisi, hingga pemilihan pimpinan nasional yang baru.
Dalam pidato pembukaan yang penuh semangat, Ketua Umum GMNI, Imanuel Cahyadi, menyerukan kepada seluruh kader untuk menjadikan kongres ini sebagai titik tolak menyusun strategi perlawanan yang relevan dengan zaman.
Ia menegaskan kembali pentingnya membumikan kembali ajaran marhaenisme sebagai pijakan ideologis dalam melawan dominasi global yang semakin halus dan sistematis.
“Ini bukan sekadar pertemuan organisasi. Ini adalah peristiwa bersejarah. Di Gedung Merdeka tempat Konferensi Asia Afrika 1955 menggaungkan semangat kemerdekaan negara-negara dunia ketiga hari ini GMNI kembali menghidupkan api perlawanan, menyatukan semangat nasionalisme anak-anak bangsa untuk melawan penjajahan dalam wajah baru,” ujar Imanuel.
Kongres kali ini diharapkan menjadi titik balik kebangkitan ideologi perjuangan mahasiswa di tengah arus globalisasi yang semakin deras, sekaligus mempertegas peran GMNI dalam mengawal cita-cita kemerdekaan yang sejati keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. @ihda
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!