Gilby dan Wayang di Era Tanpa Batas
VISI.NEWS | CIREBON - Di tengah pesatnya perkembangan zaman dan teknologi, batas-batas dunia kini seolah menghilang. Dari ujung jari kita, informasi dan budaya dari belahan dunia manapun bisa dengan mudah diakses. Dunia telah berubah menjadi ruang tanpa sekat dan tanpa jarak.
Namun, kemajuan ini juga membawa tantangan tersendiri, terutama dalam hal pelestarian budaya. Batas antara budaya timur dan barat makin kabur, menjadikan generasi muda kian jauh dari akar budayanya sendiri. Banyak di antara mereka yang lebih akrab dengan budaya asing ketimbang warisan leluhur.
Di tengah fenomena itu, hadir sosok Gilby, siswa kelas 1 SD Kartini 1 Cirebon, yang justru mencintai budaya tradisional Indonesia. Berbeda dengan anak seusianya yang mengidolakan tokoh-tokoh animasi barat, Gilby justru tergila-gila pada dunia pewayangan.
Sejak usia dua tahun, Gilby sudah senang menggambar tokoh-tokoh wayang di atas kertas. Tak terhitung berapa lembar kertas yang sudah ia gunakan untuk menuangkan imajinasinya. Tokoh-tokoh seperti Gatotkaca, Arjuna, dan Bima menjadi teman akrab dalam dunia kreatifnya.
Saat ditanya tentang alasannya menyukai wayang, Gilby menjawab dengan polos, bahwa visual tokoh-tokoh pewayangan terlihat unik dan menyenangkan. Baginya, menggambar wayang bukan hanya kegiatan seni, tapi juga bentuk hiburan yang penuh imajinasi.
Menariknya, kecintaan Gilby terhadap wayang tidak berasal dari garis keturunan seni. "Tidak ada darah seniman dari kakek atau buyutnya. Minatnya muncul begitu saja," ungkap sang ibu, Ika Sofiana Soraya. Ia menyebut, semua berawal dari ketertarikan alami sang anak sejak dini.
Namun Ika mengakui, tidak mudah mengembangkan bakat Gilby. Minimnya ajang dan lomba bertema pewayangan membuat kreativitas putranya sulit tersalurkan. Meski begitu, ia tetap semangat mendukung minat sang anak dalam berkarya.
Ika pun merasa sangat bersyukur ketika Gilby berkesempatan mengikuti pameran drawing yang digagas kelompok Se-kat Cirebon. “Semoga ke depannya semakin banyak event yang dapat mewadahi karya-karya dari Mr. Alastair Gilby ini,” harapnya.
Pameran Drawing ini akan digelar di Gallery Gramedia Cirebon pada 20 hingga 31 Mei 2025. Gilby akan tampil bersama anak-anak istimewa lainnya dari Cirebon, mempersembahkan karya seni yang lahir dari cinta pada budaya sendiri di tengah derasnya arus globalisasi.
@bambang melga
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!