Gibran: Kawasan Kumuh di Perkampungan Makin Berkurang
Gibran menambahkan, saat ini masih ada sedikit “PR” (pekerjaan rumah), berupa kekurangan kecil pada fasilitas umum, fasilitas sosial dan ruang terbuka hijau atau taman yang dijanjikan akan segera dibenahi.
“Pembenahannya sudah saya serahkan kepada Kepala Dinas Perkim (perumahan dan permukiman),” jelasnya.
Salah seorang penerima sertifikat, Suharno, asal Pracimantoro, Wonogiri, yang sehari-hari bekerja sebagai penambal ban menyatakan senang karena mendapatkan sertifikat tanah secara gratis dari Proda yang dibiayai APBD.
Pensertifikatan yang dilakukan Pemkot Solo melalui Proda di tanah negara eks HP berikutnya setelah HP 001, akan dilanjutkan terhadap HP No. 10 di Kelurahan Tipes, Kecamatan Serengan yang populer disebut “Kampung Blangkon”.
Kampung di sisi selatan Kota Solo itu, mayoritas penghuninya merupakan perajin penutup kepala tradisional Jawa yang disebut blangkon.@tok
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!