Gerak Cepat! Bupati Bandung Tinjau Lokasi Longsor di Arjasari: Tiga Warga Tertimbun Masih Dalam Pencairan
Untuk pencarian korban yang terimbun longsor, kata dia, menyiapkan sekitar 100 petugas. Sebab untuk pencairan korban tidak bisa menggunakan alat berat back hoe walaupun sudah disiapkan, tetapi alat berat tidak bisa masuk ke lokasi longsor karena mengalami kesulitan.
"Kalau dipaksakan takut menambah longsor lagi. Kita lakukan secara manual dulu pencairan korban yang tertimbun longsor," ujarnya.
Setelah itu, kata dia, Basarnas beserta tim mempersiapkan alat-alat di antaranya 100 cangkul, dan peralatan lainnya sehingga pencairan segera bisa dilakukan.
"Pencairan korban mudah-mudahan bisa berjalan lancar dan tidak ada halangan. Kami pun turut mendoakan kepada para petugas yang melakukan pencarian diberikan keselamatan oleh Allah SWT," ujarnya
Bupati Bedas juga menghimbau kepada warga masyarakat Kabupaten Bandung untuk mewaspadai potensi ancaman bencana banjir. Karena di 15 kecamatan di Kabupaten Bandung sedang dilanda bencana banjir dan longsor.
Bupati Kang DS sudah mengeluarkan surat penetapan tanggap darurat bencana di Kabupaten Bandung yang terhitung mulai tanggal 5 Desember sampai 14 Desember 2025.
"Kami berharap dan bersabar kepada warga karena saat ini memasuki cuaca ekstrem yang terjadi secara menyeluruh di Kabupaten Bandung. Saya juga mengimbau kepada para pelaku perusak hutan, stop. Jangan lakukan lagi perusakan hutan," tegasnya.
Kang DS memastikan warga yang tertimbun longsor tiga orang, dan dua rumah. Sejumlah rumah juga dalam kondisi miring dan rawan longsor, sehingga para penghuninya harus segera dievakuasi. Proses evakuasi pun dengan memperhatikan keselamatan untuk mewaspadai terjadinya longsor susulan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!