Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

Geng Pencuri Ternak Serang dan Bunuh 41 Warga di Nigeria Utara

ED
Sabtu, 11 Februari 2023 | 19:06 WIB
Bagikan
Geng Pencuri Ternak Serang dan Bunuh 41 Warga di Nigeria Utara

Bagian selatan Katsina, termasuk Bakori dan Kankara, terletak di dekat perbatasan dengan Zamfara dan berulang kali menjadi sasaran geng yang berbasis di negara bagian yang bersebelahan.

Bandit menculik lebih dari 300 anak sekolah di Kankara pada Desember 2021. Murid-murid tersebut dibawa ke Zamfara dan dibebaskan setelah uang tebusan dibayarkan.

Komunitas lokal kemudian membentuk kelompok main hakim sendiri untuk melawan serangan geng kriminal. Namun, milisi tersebut dilarang oleh otoritas negara karena kurangnya pelatihan keamanan dasar, yang menurut mereka membuat mereka terancam bahaya yang tidak perlu.

"Hilangnya nyawa para warga yang malang ini adalah hasil dari main hakim sendiri," kata Ibrahim Ahmad Katsina, penasihat keamanan gubernur, kepada Agence France-Presse (AFP).

"Kami telah memberi tahu masyarakat untuk tidak mengejar teroris ketika mereka menyerang mereka, tetapi untuk segera memberi tahu badan keamanan," tambahnya. @fen/afp/dailysabah.com

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.