Gelar Festival, Save The Children Sampaikan Capaian Pemenuhan Hak Anak Dibidang Pendidikan

ED
Sabtu, 4 Desember 2021 | 16:38 WIB
Bagikan
Gelar Festival, Save The Children Sampaikan Capaian Pemenuhan Hak Anak Dibidang Pendidikan

VISI.NEWS | JAKARTA - Memasuki penghujung tahun, Save the Children Indonesia menggelar Festival Save the Children tahun 2021 dengan mengusung tema “Untuk dan Bersama Anak – Anak”. Serangkaian kegiatan dengan mengedepankan prinsip partisipasi anak dilaksanakan sejak tanggal 20 November s.d 4 Desember 2021.

Tak hanya itu, Save the Children bersama dengan child campaigner atau juru kampanye anak memaparkan capaian – capaian dari gerakan kampanye Save Our Education yang telah dilaksanakan selama tahun 2021 di Provinsi Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Nusa Tenggara Timur.

“Acara ini merupakan bentuk apresiasi Save the Children kepada Child Campaigner, Volunteer, Jurnalis dan media serta Public figure yang menjadikan gerakan kampanye Save our Education mencapai tujuan dan berdampak posifif secara langsung pada anak – anak, ” sambut Selina Patta Sumbung / CEO Save the Children Indonesia

Selina juga menambahkan bahwa bersama dengan anak – anak yang tergabung sebagai Child Campaigner, Save the Children melakukan advokasi kepada Pemerintah untuk dapat memastikan setiap anak mendapatkan akses terhadap pendidikan yang berkualitas di lingkungan yang aman baik secara luring maupun daring termasuk dalam kondisi darurat.

Gerakan ini merupakan aksi nyata Save the Children bersama dengan Anak – Anak, Jurnalis, Volunteer dan Public Figure yang memiliki perhatian kepada isu pendidikan anak terutama terkait banyaknya tantangan belajar yang dihadapi anak – anak selama pandemi. Aksi nyata yang dilakukan oleh child campaigner, dirasakan dampaknya secara langsung oleh beberapa kelompok anak.

Di Jawa Barat, setelah berdialog bersama dengan perwakilan Child Campaigner, Bupati Kabupaten Bandung berkomitmen langsung dihadapan anak – anak untuk memperhatikan akses dan kualitas terhadap pendidikan anak – anak dengan disabilitas, termasuk memberikan kuota ASN (aparatur sipil negara) sebanyak 2% untuk lulusan anak – anak dengan disabilitas.

Di Yogyakarta, Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi DIY langsung menindaklanjuti hasil survey yang dilakukan oleh child campaigner terkait pemerataan paket internet bagi peserta didik, ditemukan bahwa 44 dari 105 responden anak menyampaikan bahwa mereka tidak mendapatkan kuota gratis baik dari pemerintah maupun pihak sekolah secara langsung. Disdik Provinsi DIY menindaklanjuti dengan mendata kembali sekolah dan anak – anak yang tidak mendapatkan akses terhadap kuota gratis.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.