Gelapkan Uang Perusahaan, Pria di Sukabumi Buat Laporan Palsu Ngaku Dibegal
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 19 Maret 2025 | 03:45 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Seorang pria berinsial E (46) mengaku menjadi korban begal dan kehilangan uang ratusan juta. Bahkan, pria itu mengalami luka di paha, yang menurut pengakuannya akibat dibacok begal di Jalan Taman Bahagia, Kota Sukabumi, pada Selasa (4/3/2025).
Warga Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi itu, melaporkan kejadian ini kepada Polsek Warudoyong Polres Sukabumi dengan laporan polisi LP/B/6/III/2025/SPKT/POLSEK WARUDOYONG/POLRES SUKABUMI KOTA/POLDA JAWA BARAT.
Tapi apa yang dilaporkan E kepada polisi itu ternyata hanya karangan saja, demi menutupi tindakannya yang telah menggelapkan uang perusahaan.
“Telah didapati fakta bahwa pada kenyataannya peristiwa yang dilaporkan tersebut tidak terjadi atau laporan palsu yang menurut keterangan dan pengakuan pelaku bahwa dirinya telah membuat skenario seolah-olah telah terjadi pencurian dengan kekerasan yang mana sebenarnya pelaku telah melakukan penggelapan sejumlah uang milik perusahaan tempatnya bekerja,” kata Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, AKP Astuti Setyaningsih, Selasa (18/3/2025).
Dalam kasus ini, rekan E yakni BP (41) juga terlibat. Peran BP diantaranya ikut menggunakan sejumlah uang yang dilaporkan telah dicuri.
”Uang tersebut digunakan oleh mereka berdua untuk kepentingan pribadi,” ujar Astuti.
Mengenai luka yang menurut pengakuan pelaku dibacok begal, pada kenyataannya luka itu dibuat olehnya menggunakan sebilah pisau.
Adapun barang bukti dalam kasus diantaranya uang Rp 89.900.000, sebuah motor NMax kemudian STPL Polsek Warudoyong serta sebilah pisau.
Terkait pasal yang diterapkan yakni pasal 372 KUHPidana dan pasal 220 KUHPidana. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!