GAUL 2026 Lahirkan Film Kolaboratif "Ra.ha.yu"

ED
PN
Selasa, 28 Juli 2026 | 06:02 WIB
Bagikan
GAUL 2026 Lahirkan Film Kolaboratif "Ra.ha.yu"

Film "Ra.ha.yu", sebuah karya yang mengangkat kisah pengabdian seorang guru dengan pendekatan yang dekat dengan kehidupan masyarakat. /visi.news/ist

Produksi film "Ra.ha.yu" juga melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari jajaran Ketua dan Pengurus GEKRAFS Jawa Barat, pengurus GEKRAFS kabupaten dan kota se-Jawa Barat, komunitas kreatif, akademisi, pelaku industri, hingga berbagai mitra dunia usaha.

Kolaborasi lintas sektor tersebut menjadi bukti bahwa pengembangan ekonomi kreatif tidak dapat dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi antara komunitas, institusi pendidikan, pemerintah, dan sektor industri agar mampu menciptakan ekosistem yang saling mendukung dan berkelanjutan.

Selama penyelenggaraan GAUL 2026, masyarakat tidak hanya diajak menyaksikan proses di balik layar produksi film "Ra.ha.yu", tetapi juga dapat mengikuti berbagai kegiatan yang mempertemukan pelaku ekonomi kreatif dari berbagai subsektor.

Rangkaian kegiatan meliputi pameran 17 subsektor ekonomi kreatif, talkshow bersama praktisi industri, workshop pengembangan kapasitas, business matching untuk memperluas jejaring usaha, hingga diskusi pascaproduksi film yang menghadirkan produser, sutradara, para pemeran, serta seluruh kolaborator yang terlibat dalam proses kreatif.

Film "Ra.ha.yu" sendiri mengangkat tema tentang dedikasi seorang guru serta makna kasih sayang yang sering kali tidak terucapkan dalam kehidupan sehari-hari. Cerita tersebut diharapkan mampu menghadirkan refleksi sosial mengenai pentingnya peran pendidik sekaligus memperlihatkan bahwa film dapat menjadi media edukasi, penguatan karakter, dan pembentukan nilai-nilai kemanusiaan.

Selain menyampaikan pesan moral, film ini juga menjadi ruang pengembangan talenta generasi muda yang terlibat langsung dalam proses produksi. Mereka memperoleh kesempatan mengembangkan kemampuan teknis maupun kreativitas melalui pendampingan para pelaku industri kreatif.

Kolaborasi antara GEKRAFS Jawa Barat, PT Chlorine Digital Media, SMK Al-Wafa, serta berbagai mitra industri diharapkan dapat menjadi model pengembangan ekonomi kreatif berbasis kolaborasi yang dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.