Gandeng Sektor Ril, Santri Bustanul Wildan Cileunyi Tak Hanya Pinter Ngaji
VISI.NEWS | CILEUNYI - Para santri Pondok Pesantren (Ponpes) Bustanul Wildan, Cileunyi, Kabupaten Bandung, berkesempatan mendapatkan kemampuan menjahit. Hal ini setelah pihak Ponpes menggandeng Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bandung Barat serta CV. Rabbani Asya.
Bertempat di Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK) Pondok Pesantren Bustanul Wildan, Rabu (9/11/2022), mengadakan pembukaan pelatihan untuk para santri se-Kabupaten Bandung.
Pelatihan menjahit busana wanita ini diikuti oleh 16 peserta, yang memasuki gelombang ke-3 sejak BLKK Bustanul Wildan ini diresmikan pada tahun 2021 oleh Ketua Fraksi PKB DPR RI, H. Cucun Ahmad Syamsurijal M.AP.
Ketua BLKK Bustanul Wildan Ustadz H. Budi Faisal Farid, S.Sos yang juga Ketua PC. RMI NU Kabupaten Bandung menyampaikan ucapan rasa terimakasihnya sehingga bisa mengadakan pelatihan menjahit selama 24 hari ke depan.
"Adanya bantuan program yang diterima BLKK Bustanul Wildan dari Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bandung Barat, merupakan program bantuan susulan untuk menjalankan pelatihan yang akan bermanfaat dan menjadi keberkahan bagi peserta semua, khususnya peserta pelatihan gelombang tiga ini. Jadi niatkan di hati para peserta untuk mendapatkan ilmu, sehingga Allah akan memudahkan orang orang yang mencari ilmu, dan semoga 240 jam proses pelatihannya, atau 24 hari insyaAllah, dengan dasar niat mencari ilmu, Allah akan mudahkan Aktifitas kita hingga selesai." pesannya.
Sedangkan Manajer Promosi Rabbani Asya Sumartono mengungkapkan tentang budaya kerja, yang sama antara Rabbani dan Pondok Pesantren Bustanul Wildan, dan untuk peserta pelatihan agar bisa menghadirkan keunikan dari hasil jahitnya, seperti halnya apa yang sedang tren dan bisa mengikuti tren tersebut.
"Ikuti, jalani dan miliki planning yang kuat dalam mengikuti pelatihan di BLKK ini, sehingga keluar dari pelatihan ini, semuanya bisa mendapatkan impiannya masing-masing," ujarnya.
Pelatihan angkatan ke-3 ini secara resmi dibuka oleh instruktur Madya Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bandung Barat, Lerry Stanziani Herdis S.T.
Sebagai Instruktur BPVP, ia sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh BLKK Bustanul Wildan yang sangat aktif melakukan komunikasi dengan pihak BPVP, sehingga dari 160 BLKK yg ada di enam kabupaten kota di Jawa Barat, yang mendapatkan program tambahan hanya 30 BLKK.
"Program pengembangan SDM dalam meraih kompetensi kerja, dalam 24 hari ke depan, insyaAllah akan di dukung oleh instruktur profesional, sehingga pada akhir pelatihan akan ada uji kompetensi, dan mendapat sertifikat pelatihan, dan yang mengikuti ujian kompetensi, akan ada sertifikat tambahan mendapatkan sertifikasi profesi dari BNSP, maka dengan ketekunan seluruh peserta, akan mendapat kelulusannya," paparnya.
Pelatihan ini, katanya, ada karena ada kebutuhan kerja, kebutuhan kerja ada karena adanya peluang kerja, setelah mendapat pelatihan di BLKK komunitas ini, pelatihan berbasis kompetesi pada program pelatihan membuat busana wanita, gelombang ke-3 ini semoga bisa bermanfaat dan mendapatkan keberkahan-Nya, dan pelatihan ini, saya buka secara resmi.
Usai peresmian kegiatan pelatihan ini, para narasumber, berfoto bersama, dengan pembina BLKK Pondok Pesantren Bustanul Wildan Ustadz H. Budi Faisal Farid, dan para tamu undangan lainnya.@bms
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!