Galamedia

ED
Minggu, 17 Juli 2022 | 08:21 WIB
Bagikan
Galamedia

Oleh Aep S. Abdullah

HARIAN Umum (HU) Galamedia, akhirnya harus tutup juga setelah seluruh awak salah satu media legenda di Kota Bandung ini bekerja keras mempertahankannya.

"Hari ini merupakan hari terakhir Galamedia menemui pembaca setianya. Mulai besok berganti nama menjadi Kabar Bandung". Tulis penanggung jawab perusahaan Hj. Ati Supriatin di WAG "Alumni" Gala/Galamedia, Jumat (15/7/2022).

"Kami sampai hari kemarin mengelola Galamedia, menyampaikan permohonan maaf tidak bisa bisa mempertahankan nama Galamedia. Seharusnya sejak tanggal 1 Juli 2022, Galamedia sudah tidak terbit, tetapi kami berusaha untuk memperpanjang usianya sampai 15 Juli 2022 untuk menyelesaikan masalah administrasi dan kekaryawanan.

"Upaya kami untuk mempertahankan Galamedia sejak keputusan likuidasi PT Galamedia Bandung Perkasa tahun 2019, menemui titik akhir pada hari ini. Mulai besok, seperi halnya para senior, kami menjadi alumni Galamedia, surat kabar yang kita cintai".

Sebagai orang yang pernah ikut menjadi awak HU Gala/Galamedia, tentu ikut prihatin dengan hilangnya koran Galamedia dalam percaturan bisnis media di Bandung. Gala/Galamedia adalah salah satu legenda bisnis koran.

Saya sendiri menjadi wartawan HU Gala tidak lama sebelum koran ini di take over PT. Surya Persindo Grup. Saat kantor redaksinya masih di Jalan Soekarno-Hatta Bandung, di sekitar daerah Cibuntu. Awal di koran ini saya mendapat kesan Gala adalah koran Pos Kota-nya Bandung. Sehingga berita kriminalitas mendapat porsi yang cukup banyak dan beritanya selalu leading dibandingkan dengan koran lain yang ada di Bandung. Tahun 1980/1990-an koran di Bandung yang terbesar HU Pikiran Rakyat, HU. Gala, HU. Mandala, dan HU. Bandung Pos

Awal di Gala saya mendapat banyak bimbingan dari Pak Arya Panji Indra, Alm. Pak Tarlin Sukandar, Pak Maman Suparman, Alm. Pak Ariesta, Pak Boedi Azwar, Bang Lian Nasution dan para senior lainnya. Awak redaksi koran HU Gala saat itu "cool". Jiwa kompetisinya besar. Berita kejadian harus selalu dapat. Mereka bekerja dan bekerja. Satu moto yang ditanamkan pemilik H. Sjamsuar Adnan : Koran yang baik itu koran yang laku di pasaran. Dalam kondisi apapun, Gala harus tetap terbit. Sebuah moto dari pemilik yang kuat jiwa enterpreneurshipnya, dan jarang dimiliki oleh pengelola media lainnya saat itu.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.