Gagal ke Piala Dunia 2026, Kinerja Patrick Kluivert Disorot Manajer Timnas Indonesia
VISI.NEWS | BANDUNG - Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, menegaskan perlunya evaluasi terhadap kinerja tim kepelatihan Patrick Kluivert setelah gagal membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026.
Timnas Indonesia harus menghentikan langkahnya di putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia setelah kalah dari Arab Saudi dengan skor 2-3 dan Irak 0-1.
Laga-laga Grup B ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia berlangsung di Stadion King Abdullah, Jeddah, Arab Saudi.
Patrick Kluivert, yang diperkenalkan sebagai pelatih pada 6 Januari 2025, diharapkan dapat memberikan perubahan positif bagi timnas Indonesia setelah PSSI memecat Shin Tae-yong.
Namun, Kluivert tak mampu membawa Timnas Indonesia terbang lebih tinggi dengan menembus Piala Dunia 2026.
Menurut Sumardji, Kluivert adalah sosok pertama yang perlu dievaluasi kinerjanya, mengingat ia hanya mampu meraih enam poin dari enam pertandingan resmi yang dijalani.
Kluivert Derita Empat Kekalahan
Dalam enam partai resmi itu, hanya dua kemenangan yang berhasil diraih, yakni melawan China dan Bahrain.
Sementara sisanya berakhir dengan kekalahan dari Jepang (0-6), Australia (1-5), Arab Saudi (2-3), dan Irak (0-1).
Dalam enam pertandingan tersebut, timnas Indonesia berhasil mencetak enam gol tetapi kebobolan 15 gol.
"Tim pelatih yang harus dievaluasi. Para pemain hanya menjalankan instruksi pelatih sesuai permintaan pelatih," tutur Sumardji dikutip dalam keterangannya, Senin (13/10/2025).
Sumardji juga menegaskan bahwa ia paham dinamika dalam tubuh tim mengingat dirinya menjabat sebagai manajer sejak 2023.
Banyak tantangan yang dihadapi, termasuk perubahan pelatih dari Shin Tae-yong ke Patrick Kluivert.
"Saya kebetulan orang lama di timnas Indonesia, meski sudah berganti pelatih. Ibaratnya saya hadir sejak lahir dan mengawali perjalanan dari Putaran Pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia."
"Tim menggelar pemusatan latihan saja saya ada. Jadi evaluasi yang harus dilakukan ya pelatih, titik. Tidak ada lagi," tutup Sumardji. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!