Folarin Balogun Jadi Incaran PSG dan Tottenham Usai Bersinar di Piala Dunia

Desi Rossilawati
Kamis, 2 Juli 2026 | 09:22 WIB
Bagikan
Folarin Balogun Jadi Incaran PSG dan Tottenham Usai Bersinar di Piala Dunia

Penyerang AS Monaco dan Tim Nasional Amerika Serikat, Folarin Balogun./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Folarin Balogun menjadi salah satu nama yang ramai diperbincangkan pada bursa transfer musim panas setelah tampil impresif bersama Tim Nasional Amerika Serikat di Piala Dunia 2026. Penyerang AS Monaco tersebut dikabarkan masuk dalam radar sejumlah klub besar Eropa, termasuk Paris Saint-Germain (PSG) dan Tottenham Hotspur.

Berdasarkan laporan yang dikutip pdiperjuanganbali.id, PSG memasukkan nama Balogun sebagai kandidat pengganti Gonçalo Ramos yang telah bergabung dengan AC Milan. Sementara itu, Tottenham Hotspur menjadikan penyerang berusia 24 tahun tersebut sebagai target utama, dengan Chelsea juga disebut terus memantau perkembangan situasinya.

Laporan langit7.id menyebutkan bahwa AS Monaco bersedia melepas mantan pemain akademi Arsenal itu dengan nilai transfer sekitar 50 juta euro. Dalam kesepakatan sebelumnya, Arsenal masih memiliki klausul penjualan kembali sebesar 17,5 persen yang dinegosiasikan oleh direktur olahraga saat itu, Edu Gaspar.

Di luar spekulasi transfer, dua gol yang dicetak Balogun saat menghadapi Paraguay juga disebut memicu meningkatnya aktivitas spekulatif di pasar prediksi kripto Polymarket dan bursa Coinbase melalui peluncuran token meme di jaringan Solana sebagaimana dilaporkan publika.id.

Di tengah padatnya agenda Piala Dunia 2026, Balogun menggambarkan suasana santai namun tetap kompetitif di lingkungan skuad Amerika Serikat. Menurutnya, para pemain memiliki beragam pilihan aktivitas saat waktu luang.

"We wake up in the morning, and some of the boys are going to go surf, and some boys are going to go fishing, some boys are going to go shopping (Kami bangun di pagi hari, lalu ada beberapa pemain yang pergi berselancar, ada yang memancing, dan ada juga yang pergi berbelanja)," kata Folarin Balogun.

Ia menilai keberagaman aktivitas tersebut menjadi salah satu hal yang membuatnya nyaman berada di dalam tim.

"It's just the options. I really do like that (Itu karena banyaknya pilihan kegiatan. Saya benar-benar menyukainya)," ujar Folarin Balogun.

Balogun juga mengungkapkan kebanggaannya dapat membela Amerika Serikat, termasuk kisah kelahirannya di New York yang terjadi ketika ibunya tidak diizinkan terbang oleh maskapai penerbangan karena usia kehamilan.

"I'm very proud and very honored (Saya sangat bangga dan merasa sangat terhormat)" kata Folarin Balogun.

Dalam persaingan memperebutkan gelar pencetak gol terbanyak di Piala Dunia 2026, Balogun mengaku termotivasi oleh performa para penyerang elite dunia.

"I think it's annoying (Saya rasa itu cukup mengganggu)," kata Folarin Balogun sembari tertawa saat mengomentari jumlah gol para pesaingnya.

Ia kemudian menyebut konsistensi para pemain terbaik dunia sebagai target yang ingin dicapainya.

"Seeing players like Messi, Mbappe, and Haaland - they're so inevitable (Melihat pemain seperti Messi, Mbappé, dan Haaland-mereka seperti tak terhindarkan)," ujar Folarin Balogun.

"They're scoring a goal a game, sometimes more so. For me, it's just about trying to get to that level, to be inevitable as well, to be consistent. I'm sure I've got the potential in me to do that (Mereka mencetak gol di setiap pertandingan, bahkan kadang lebih dari itu. Bagi saya, ini soal berusaha mencapai level tersebut, menjadi pemain yang juga ‘tak terhindarkan’, dan konsisten. Saya yakin saya punya potensi untuk melakukan itu)," ucap Folarin Balogun.

Menjelang pertandingan babak 32 besar, Balogun menegaskan pentingnya menjaga kebugaran sekaligus menghindari akumulasi kartu kuning agar tetap tersedia untuk tim.

"I want to play every game (Saya ingin bermain di setiap pertandingan)," tutur Folarin Balogun.

Ia menegaskan bahwa ketersediaan bermain merupakan aspek yang sangat penting bagi seorang atlet profesional.

"That's what got me to where I am: being available. I think the most important thing for a professional athlete in any sport is to be available, and I'm no different, so of course I want to play, but it's also important to be smart. I wouldn't want to pick up a yellow card and miss the Round of 32 (Itulah yang membawa saya sampai di titik ini: selalu siap tampil. Saya pikir hal paling penting bagi seorang atlet profesional di olahraga apa pun adalah selalu tersedia untuk bermain, dan saya pun sama. Tentu saya ingin bermain, tetapi juga penting untuk bersikap cerdas. Saya tidak ingin mendapatkan kartu kuning dan harus absen di babak 32 besar)," urai Folarin Balogun.

Balogun juga menceritakan bahwa kisah kelahirannya di Amerika Serikat telah lama disampaikan oleh sang ibu sejak dirinya masih kecil.

"My mum always told me the story growing up, but I never really paid it any mind (Ibu saya selalu menceritakan kisah itu saat saya tumbuh besar, tetapi saya tidak pernah terlalu memikirkannya)," kata Folarin Balogun.

Mengenai keputusan membela Tim Nasional Amerika Serikat, Balogun mengatakan bahwa pilihan tersebut telah melalui pertimbangan panjang karena berbeda dengan karier di level klub.

"Choosing to represent the men’s national team was something I thought about for a long time, because the difference between international football compared to club football is you can transfer clubs, but once you choose who you represent internationally, that’s you in life, it’s fixed, you can’t change it (Keputusan untuk membela tim nasional putra adalah sesuatu yang saya pertimbangkan cukup lama, karena perbedaan sepak bola internasional dibandingkan sepak bola klub adalah Anda bisa berpindah klub, tetapi begitu Anda memilih negara yang Anda wakili di level internasional, itu menjadi pilihan seumur hidup, bersifat tetap, dan tidak bisa diubah)," ujar Folarin Balogun.

Menatap fase gugur, ia mengakui atmosfer pertandingan berubah dan menuntut tingkat konsentrasi yang lebih tinggi.

"I can feel the difference in just the atmosphere (Saya bisa merasakan perbedaan dari atmosfernya saja)," tutur Folarin Balogun.

"Not that I wasn’t taking it seriously before, but you can just go into another gear because you want it more. I don’t want the journey to end (Bukan berarti sebelumnya saya tidak serius, tetapi Anda bisa menaikkan level permainan karena memang menginginkannya lebih. Saya tidak ingin perjalanan ini berakhir)," pungkas Folarin Balogun.

Bek Amerika Serikat, Mark McKenzie, turut menceritakan pengalaman Balogun beradaptasi dengan kehidupan di Amerika Serikat.

"America's a simulation quite often (Amerika itu sering kali terasa seperti simulasi)," kata Mark McKenzie.

McKenzie menjelaskan bahwa Balogun kerap dibuat heran oleh berbagai hal yang ditemuinya dalam kehidupan sehari-hari.

"We'll be driving down the road and he'll see something and be like, ‘What is that?’ Why is that individual dressed like that, or why are they throwing a sign up in the air on the corner, or what is Bojangles? It’s stuff like that, where he’s like, ‘America … what is going on? (Kami sedang berkendara di jalan, lalu dia akan melihat sesuatu dan berkata, ‘Itu apa?’ Mengapa orang itu berpakaian seperti itu, atau mengapa mereka mengangkat papan di sudut jalan, atau apa itu Bojangles? Hal-hal seperti itu, di mana dia seperti, ‘Amerika… apa yang sebenarnya terjadi di sini?)’" lanjut Mark McKenzie.

Kapten Amerika Serikat, Christian Pulisic, juga memberikan apresiasi terhadap kontribusi Balogun, baik di dalam maupun di luar lapangan.

"Look what he's done in the last couple games (Lihat apa yang telah dia lakukan dalam beberapa pertandingan terakhir)," kata Christian Pulisic.

Menurut Pulisic, Balogun tidak hanya memberikan kontribusi melalui gol, tetapi juga menjadi sosok rekan setim yang positif.

"But that's not the only reason why we're happy he's born in America. He's just an awesome teammate to have around. Getting to know him over the last couple of years has been great. He's such a nice guy, and obviously you can see a killer when he's on the field (Tapi itu bukan satu-satunya alasan kami senang dia lahir di Amerika. Dia adalah rekan setim yang luar biasa untuk dimiliki. Mengenalnya selama beberapa tahun terakhir sangat menyenangkan. Dia orang yang sangat baik, dan jelas Anda bisa melihat sisi ‘pembunuh’ dalam dirinya saat berada di lapangan)," tutur Christian Pulisic.

Kisah kewarganegaraan Balogun juga menjadi perhatian sejumlah kalangan. Pengacara asal Long Beach, David Boyle, menilai status kewarganegaraan berdasarkan tempat lahir memberikan dampak positif bagi Amerika Serikat.

"Here see ‘birthright serendipity,’ where Folarin Balogun's mother's advanced pregnancy actually helped the U.S., since her talented son can now play for America (Di sini terlihat apa yang disebut ‘birthright serendipity’, di mana kehamilan lanjut ibu Folarin Balogun secara tidak sengaja menguntungkan Amerika Serikat, karena putranya yang berbakat kini bisa bermain untuk Amerika)," kata David Boyle.

"America has been rewarded many times for its generosity to birthright-citizen babies. Those infant immigrants who have received much, but sometimes grow up to give back even more (Di sini terlihat apa yang disebut ‘birthright serendipity’, di mana kehamilan lanjut ibu Folarin Balogun secara tidak sengaja menguntungkan Amerika Serikat, karena putranya yang berbakat kini bisa bermain untuk Amerika)," tambah David Boyle.

Pandangan serupa disampaikan Profesor Hukum dari Indiana University, Gerard Magliocca, yang menilai kiprah Balogun menjadi contoh kontribusi nyata dari warga negara berdasarkan tempat lahir.

"You can dismiss a baby born here to parents who are tourists (Anda bisa saja mengabaikan bayi yang lahir di sini dari orang tua yang hanya berstatus turis)," kata Gerard Magliocca.

“They’re not worth being American. What could they possibly do for us?’ And this is one answer (Mereka dianggap tidak layak menjadi warga Amerika. Apa yang mungkin bisa mereka lakukan untuk kita? Dan ini adalah salah satu jawabannya)," jelas Gerard Magliocca.

Sementara itu, perwakilan Christian Family Coalition Florida, Dennis Grossman, menyampaikan pandangan berbeda dengan menilai kebijakan publik tidak seharusnya diubah karena adanya pengecualian individu.

"It’s really admirable what this guy is doing in soccer (Sangat mengagumkan apa yang dilakukan orang ini di sepak bola)," kata Dennis Grossman.

"But you can't alter public policy, you can't alter the nation's security concerns, and you can't alter the nation's tolerance religiously and the intent of the 14th Amendment, because there is a rare exception (Namun Anda tidak bisa mengubah kebijakan publik, Anda tidak bisa mengubah kekhawatiran keamanan negara, dan Anda tidak bisa mengubah toleransi keagamaan negara serta maksud dari Amandemen ke-14, hanya karena ada pengecualian yang jarang terjadi)," tegas Dennis Grossman.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.