FMIPA ITB dan ParagonCorp Perkuat Riset dan Talenta Sains Nasional
VISI.NEWS | BANDUNG – Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi menjalin kerja sama strategis dengan ParagonCorp dalam upaya memperkuat ekosistem riset, pengembangan talenta sains, serta inovasi nasional. Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang berlangsung di Kampus ITB Ganesha, Bandung.
Penandatanganan dilakukan oleh Dekan FMIPA ITB, Aep Patah, Ph.D., bersama Corporate Affairs Director PT ParagonCorp, Astri Wahyuni. Kemitraan ini menjadi langkah nyata dalam mempererat sinergi antara dunia pendidikan tinggi dan industri untuk mendorong lahirnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan bangsa.
Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang strategis, mulai dari pendidikan, penelitian, pengembangan laboratorium, hingga penguatan sumber daya manusia. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa dan dosen FMIPA ITB akan memperoleh kesempatan lebih luas untuk terlibat langsung dalam dunia industri melalui program magang, kuliah tamu dari praktisi, pembimbingan tugas akhir bersama, serta partisipasi dalam berbagai proyek penelitian dan pengembangan inovasi.
Sebagai salah satu fakultas sains terkemuka di Indonesia, FMIPA ITB memiliki rekam jejak panjang dalam menghasilkan lulusan unggul dan penelitian berkualitas di bidang matematika, fisika, kimia, dan astronomi. Disiplin ilmu tersebut memiliki peran penting dalam mendukung perkembangan teknologi, analisis data, riset produk, hingga inovasi berkelanjutan yang menjadi kebutuhan utama industri modern.
Dekan FMIPA ITB, Aep Patah, menegaskan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri merupakan langkah penting untuk memastikan ilmu pengetahuan dan hasil penelitian dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“FMIPA ITB memiliki komitmen untuk terus menghasilkan pendidikan dan penelitian yang unggul serta relevan dengan kebutuhan zaman. Kolaborasi dengan ParagonCorp menjadi kesempatan yang sangat baik untuk memperkuat keterhubungan antara dunia akademik dan industri, sehingga mahasiswa, dosen, dan peneliti dapat mengembangkan ilmu pengetahuan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu memberikan solusi nyata bagi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat dan bangsa,” ujarnya dalam keterangan tertulis kepada VISI.NEWS, Selasa (23/6/2026).
Menurut Aep, kerja sama ini tidak hanya memberikan manfaat bagi mahasiswa, tetapi juga membuka ruang yang lebih besar bagi para dosen dan peneliti untuk mengembangkan penelitian kolaboratif. Berbagai peluang seperti pengembangan teknologi, publikasi ilmiah bersama, hingga pemanfaatan kepakaran akademik untuk mendukung inovasi industri menjadi bagian dari agenda yang akan dijalankan.
Di sisi lain, ParagonCorp juga akan memperoleh akses terhadap berbagai perspektif ilmiah dan temuan-temuan terbaru yang berkembang di lingkungan akademik. Hal tersebut diyakini mampu memperkuat budaya inovasi berbasis sains dan penelitian di lingkungan perusahaan.
Corporate Affairs Director PT ParagonCorp, Astri Wahyuni, mengatakan bahwa investasi pada pengembangan talenta unggul merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan Indonesia yang lebih maju dan kompetitif.
“Di ParagonCorp, kami percaya bahwa kemajuan bangsa dibangun melalui kolaborasi dan investasi pada manusia. Karena itu, kami terus membuka ruang sinergi dengan berbagai institusi pendidikan untuk menghadirkan lebih banyak kesempatan belajar, bertumbuh, dan berinovasi bagi generasi muda Indonesia. Melalui kerja sama dengan FMIPA ITB, kami berharap dapat berkontribusi dalam memperkuat ekosistem riset dan pengembangan talenta sains, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak yang lebih luas bagi Indonesia,” kata Astri.
Selain fokus pada pengembangan talenta, kedua institusi juga berkomitmen memperkuat fasilitas laboratorium melalui berbagai skema kerja sama yang telah disepakati. Penguatan infrastruktur riset tersebut diharapkan dapat mempercepat lahirnya inovasi berbasis sains yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung kebutuhan industri nasional.
Kolaborasi FMIPA ITB dan ParagonCorp menjadi contoh konkret bagaimana sinergi antara dunia pendidikan dan dunia usaha dapat berkontribusi dalam memperkuat kapasitas riset Indonesia. Kerja sama ini diharapkan mampu memperluas kesempatan pengembangan bagi generasi muda, meningkatkan kualitas penelitian nasional, serta melahirkan inovasi yang mampu menjawab berbagai tantangan masa depan.
Sebagai perusahaan Fast Moving Consumer Goods (FMCG) multinasional yang berakar di Indonesia, ParagonCorp memiliki pengalaman panjang dalam mengembangkan inovasi berbasis riset. Berawal dari PT Paragon Technology and Innovation yang didirikan pada 1985, perusahaan ini kini menaungi berbagai merek ternama seperti Wardah, Make Over, Emina, Kahf, Putri, Labore, Instaperfect, dan sejumlah brand lainnya.
Dengan lebih dari 14.000 karyawan serta kapasitas produksi mencapai 135 juta unit per tahun, ParagonCorp telah memperluas jangkauan bisnisnya hingga ke Malaysia dan Brunei Darussalam. Perusahaan juga terus mengembangkan berbagai lini usaha baru di bidang distribusi dan perdagangan, sejalan dengan visinya untuk menjadi perusahaan yang tumbuh, bermanfaat, dan berkelanjutan.
Melalui kolaborasi strategis ini, FMIPA ITB dan ParagonCorp berharap dapat menciptakan ekosistem pendidikan, penelitian, dan inovasi yang semakin kuat, sekaligus menjadi motor penggerak lahirnya talenta-talenta sains unggul yang mampu membawa Indonesia lebih maju di masa depan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!