Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026 Koalisi Pecinta Satwa Desak RI Hentikan Ekspor Monyet Ekor Panjang 5 Aug 2026 Thailand Kian Dekat ke Semifinal, Myanmar Pesta Tujuh Gol di ASEAN Hyundai Cup 2026 5 Aug 2026 MORROW Buka Pusat Kesehatan Preventif Terbesar di Singapura 5 Aug 2026 BOI Thailand Genap 60 Tahun, Investasi Asing Tembus Rekor Baru 5 Aug 2026 Ahli Gizi Ungkap Pilihan Sarapan yang Bantu Tingkatkan Energi Tubuh 5 Aug 2026 Ekspedisi 22 Hari Ungkap Keanekaragaman Laut Dalam di Samudra Hindia 5 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia vs Singapura, Penentu Tiket Semifinal AFF 2026 5 Aug 2026 Kesal Dimarahi Orang Tua, Pemuda di Bandung Bakar Rumah, Tiga Bangunan Hangus 5 Aug 2026 Jadwal Final Piala Presiden 2026: Persib vs Persebaya di Bali 5 Aug 2026 Dua Skenario Gagalkan Malaysia ke Semifinal Piala AFF 2026 5 Aug 2026

Enam Calon Duta K-LIK Bersaing di Final Festival Literasi Kota Bandung 2025

Desi Rossilawati
Rabu, 20 Agustus 2025 | 00:23 WIB
Bagikan
Enam Calon Duta K-LIK Bersaing di Final Festival Literasi Kota Bandung 2025
VISI.NEWS | KOTA BANDUNG – Enam calon Duta Kios Literasi Kewirausahaan Kewilayahan (K-LIK) akan bersaing dalam babak final pemilihan Duta K-LIK pada ajang Festival Literasi Kota Bandung, Kamis (28 Agustus 2025). Keenam calon duta tersebut terpilih dari hasil seleksi pada babak semifinal di Gedung Disarpus Kota Bandung, Selasa (19 Agustus 2025). Seperti pada acara pemilihan atau kontes lainnya, pengumuman nama enam finalis calon Duta K-LIK tersebut akan dilaksanakan pada acara final. Sekretaris Disarpus Kota Bandung, H. Medi Mahendra, A.P., S.Sos., M.Si. mengungkapkan bahwa Festival Literasi ini bukan sekadar ajang lomba. “Festival ini juga merupakan upaya membumikan semangat literasi dalam kehidupan masyarakat secara menyeluruh,” kata Medi. Dijelaskan Medi, Festival Literasi menjadi ajang tahunan yang mewadahi kreativitas literasi pelajar dari berbagai jenjang, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Empat kategori utama yang dilombakan tahun ini adalah:
  1. Lomba Bertutur – Mengangkat kisah inspiratif pahlawan nasional Dewi Sartika,
  2. Lomba Pidato Bahasa Sunda – bagi pelajar SMP dan MTs,
  3. Duta K-KLIK – Peserta dari SMA/MA/SMK mempresentasikan konsep literasi berbasis kewilayahan dan kewirausahaan,
  4. Lomba Kabisa – Kegiatan apresiasi bakat anak-anak istimewa dari SLB tingkat SD dan SMP, yang dilaksanakan setiap hari Jumat secara rutin.
"Berbicara tentang konsep literasi itu bukan hanya soal membaca buku atau menulis. Kalau kita kilas balik ke belakang, Allah melalui Rasulullah sudah menegaskan perintah 'iqra', yang maknanya bukan sekadar membaca teks, tapi membaca situasi dan kondisi kehidupan. Jadi, sejatinya konsep literasi itu sudah disosialisasikan oleh Allah sejak awal," ujar Medi Medi juga menekankan bahwa seluruh lomba ini dinaungi dalam satu kerangka besar program literasi yang menyeluruh di Kota Bandung, yang bertujuan untuk menjaring potensi dari berbagai sekolah dan komunitas, serta menciptakan ruang kolaboratif lintas jenjang pendidikan. Duta K-LIK Salah satu fokus tahun ini adalah program Duta K-LIK (Kios Literasi Kewilayahan dan Kewirausahaan). Program ini mendorong literasi tidak hanya di dunia pendidikan, tetapi juga masuk ke ranah masyarakat. Program K-LIK sebenarnya sudah dilaksanakan sejak 2022 di beberapa kecamatan Kota Bandung.  Program ini bertujuan untuk membangun budaya baca dan menciptakan wirausaha baru di setiap wilayah. K-LIK juga diintegrasikan dengan program lain seperti Kang Pisman melalui kerja sama dengan PKK, posyandu, dan taman baca masyarakat serta melibatkan Duta K-LIK sebagai penggerak literasi di wilayah masing-masing. Harapan Disarpus Kota Bandung, di sela-sela kegiatan posyandu, ibu-ibu bisa membaca dan menambah wawasan tentang  ekonomi kreatif lalu mengimplementasikan sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi. "Kami melihat peluang besar dalam kegiatan posyandu. Ibu-ibu yang menunggu anaknya imunisasi bisa diedukasi dengan literasi. Kami beri buku-buku sesuai segmen mereka, sekaligus membentuk komunitas literasi yang bisa menopang ekonomi lokal. Itulah gagasan di balik Duta K-KLIK," jelasnya. Saat ini sudah ada tujuh wilayah di Kota Bandung yang memiliki Duta K-LIK, dengan target setiap kecamatan memiliki perwakilan. Sebagai contoh, di Kecamatan Cibiru, Panyileukan, Ujungberung, dan Gedebage sudah ada Duta K-LIK. Program ini diharapkan dapat meningkatkan indeks literasi di Kota Bandung secara keseluruhan. "Anak muda harus menjadi pelopor literasi. Jangan hanya jadi pengguna teknologi, tapi jadilah pemakna kehidupan. Literasi bukan tren, tapi kebutuhan untuk membentuk masa depan bangsa yang lebih baik." tutur Medi menutup pembicaraan. @ihda

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.