Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026 Aplikasi Sentuh Tanahku Permudah Akses Layanan Pertanahan Warga 30 Aug 2026 PSI Jember Jadikan Kantor Baru sebagai Rumah Bersama, Ratusan Ojol Diajak Berdiskusi 30 Aug 2026 Layanan Peralihan Hak 10 Hari Diuji Coba, ATR/BPN Tekankan Kesiapan Masyarakat 30 Aug 2026 Layanan PERINTIS 10 Hari Percepat Proses Balik Nama Sertipikat 30 Aug 2026 Satres Narkoba Polres Sukabumi Amankan 276 Botol Miras 30 Aug 2026 Muktamar NU Tetapkan 9 Anggota AHWA, KH Nurul Huda Jazuli Raih Suara Tertinggi 30 Aug 2026 Ribuan Banser dan Pagar Nusa Perketat Pengamanan Muktamar NU 30 Aug 2026 Google Health 5.07 Dirilis, Catat Olahraga Makin Fleksibel 30 Aug 2026 Muktamar NU Memanas Lagi, Masa Tunggu Eks Parpol Diperdebatkan 30 Aug 2026 Kepercayaan pada Fakta Runtuh di Era AI 30 Aug 2026

Farhan: Kota Bandung Butuh Sistem, Bukan Sekadar Sosok

Desi Rossilawati
Minggu, 13 April 2025 | 18:12 WIB
Bagikan
Farhan: Kota Bandung Butuh Sistem, Bukan Sekadar Sosok
VISI.NEWS | BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan bahwa jabatan yang ia emban bukan soal memperkenalkan sosok dirinya, tapi tentang bagaimana institusi Pemerintah Kota Bandung bekerja secara profesional dan kolaboratif. "Ketika saya dan Pak Wakil Wali Kota dilantik, maka sosok Farhan pribadi sudah tidak ada. Yang ada adalah Pak Wali, seorang pejabat publik yang mewakili institusi Pemerintah Kota Bandung," katanya pada Jumat (11/4/2025). Menurutnya, masyarakat harus melihat bahwa pembangunan kota ini dilakukan secara kolektif mulai dari camat, lurah, hingga kepala dinas. Visi kepemimpinannya tak akan mengedepankan pencitraan atau menonjolkan diri sebagai tokoh, melainkan pelayanan publik yang berbasis sistem dan kerja sama. "Kami ingin membangun komunikasi publik yang berfokus pada pelayanan institusi, bukan pencitraan pribadi atau keluarga pejabat," tegas Farhan. Ia menyebut bahwa banyak tantangan kota seperti kemacetan, PKL, dan sampah tak bisa diselesaikan oleh satu orang saja. Untuk itu, pendekatan yang ia bangun adalah kolaborasi antar-elemen pemerintahan. Tak hanya itu, Farhan juga menginginkan Bandung jadi kota yang kembali nyaman: bebas pungli, bersih, sejuk, dan ramah untuk warga maupun wisatawan. Maka dari itu, ia menargetkan enam prioritas utama yaitu perbaikan jalan rusak, penerangan umum, pengelolaan sampah, penanggulangan banjir, perbaikan transportasi publik dan revitalisasi kawasan strategis seperti Alun-alun dan Asia Afrika. “Kota Bandung harus punya sistem yang berjalan baik, bukan hanya tergantung pada siapa yang memimpin. Itulah makna kepemimpinan berbasis institusi,” tuturnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.