Fantastis! Bupati Dadang Supriatna Kembali Raih Penghargaan Nasional dari Menteri Lingkungan Hidup
- Penghargaan ke-210 yang diraih Dadang Supriatna selama 2,5 tahun jadi bupati.
VISI.NEWS | JAKARTA - Bupati Bandung H.M. Dadang Supriatna kembali mengukir prestasi tingkat nasional. Kali ini pria yang akrab disapa Kang DS itu memperoleh penghargaan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai Pembina ProKlim Terbaik Tingkat Nasional 2023.
Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan langsung Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya kepada Bupati Bandung Dadang Supriatna di Auditorium Dr. Soedjarwo, Gedung Manggala Wanabakti Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Senayan, Jakarta, Selasa (24/10/2023).
Ini menjadi penghargaan ke-210 bagi Bupati Dadang Supriatna selama 2,5 tahun menjabat sebagai Bupati Bandung. Penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup ini juga menjadi penghargaan kedua kalinya bagi Dadang Supriatna, setelah tahun 2022 lalu memperoleh penghargaan serupa.
Bupati Dadang Supriatna mengaku sangat bersyukur karena diganjar penghargaan tersebut. Dadang dinilai KLHK berhasil melakukan pembinaan dengan langkah-langkah konkret dan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim.
Hal ini dibuktikan dengan diraihnya apresiasi oleh 17 kampung di Kabupaten Bandung yang dinilai berhasil melakukan langkah-langkah konkret untuk mengurangi emisi gas rumah kaca, meningkatkan ketahanan lingkungan, dan membangun adaptasi terhadap perubahan iklim.
"Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada Ibu Menteri yang telah memberikan saya penghargaan ini. Ini tentu sebuah kebanggaan buat masyarakat Kabupaten Bandung," kata Dadang Supriatna usai menerima penghargaan.
Sebagai informasi, Program Kampung Iklim (ProKlim) adalah program yang dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Program ini memberikan penghargaan kepada masyarakat yang telah melakukan inisiatif dan kontribusi nyata dalam upaya dalam mengatasi perubahan iklim di tingkat tapak, seperti di tingkat desa atau kampung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!