Fakta Gempa M 6,8 yang Menghancurkan Maroko
Beberapa warga mengeluhkan kekurangan air bersih, makanan, listrik, dan tempat tinggal. Seperti yang dikatakan salah satu warga, Yassin Noumghar, “kami kehilangan segalanya, kami kehilangan seluruh rumah kami. Kami hanya ingin pemerintah membantu kami”.
Namun tidak lama dari itu, pemerintah mengirimkan bantuan makanan dan bantuan tentara Maroko untuk mendirikan tempat tinggal dari tenda.
Di lain sisi pemerintah Maroko telah menerima tawaran bantuan dari empat negara di antaranya, Inggris, Spanyol, Qatar, dan Uni Emirat Arab yang mengirimkan tim pencarian dan penyelamatan. Saat ini pencarian lebih terbantu dengan adanya bantuan dari negara lain yang dilakukan dengan menggunakan anjing pelacak.
Merupakan Gempa Terdahsyat dalam Enam Dekade Terakhir
Gempa tersebut merupakan gempa dahsyat dengan kekuatan terkuat setelah yang pernah terjadi pada tahun 1960 di kota Agadir dengan jumlah korban mencapai 12.000 jiwa. Maroko merupakan negara yang jarang mengalami gempa bumi dan bukan negara yang rawan gempa bumi. Warga di sana tidak mengantisipasi akan adanya bencana sedahsyat ini. Sehingga bangunan di Maroko yang hanya terbuat dari bata lumpur dan kayu tidak dapat menahan guncangan dan mengakibatkan banyaknya korban jiwa saat gempa Jumat lalu.
@wasti marentha sihombing
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!