Evermos Mengumumkan Pendanaan Terbesar Senilai USD 39 Juta untuk Mendukung Perluasan Bisnis Jaringan Connected Commerce

ED
Sabtu, 27 Mei 2023 | 13:27 WIB
Bagikan
Evermos Mengumumkan Pendanaan Terbesar Senilai USD 39 Juta untuk Mendukung Perluasan Bisnis Jaringan Connected Commerce

VISI.NEWS | BANDUNG - Evermos, platform social commerce terbesar di Indonesia, berhasil mengumpulkan dana sebesar USD39 juta dalam putaran pendanaan Seri C. Dipimpin oleh International Finance Corporation (IFC) – a member of the World Bank Group – dan diikuti oleh beberapa mitra investor lama seperti Jungle Ventures, Shunwei Capital, UOB Venture Management, dan Telkomsel Mitra Inovasi, putaran pendanaan ini juga melibatkan investasi dari mitra investor baru, SWC Global, Endeavor Catalyst, dan Uni-President Asset Holdings. Dengan putaran pendanaan terbaru ini, Evermos tetap teguh dalam mencapai misinya untuk meningkatkan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal serta memberikan dampak positif bagi ekonomi nasional.

Ghufron Mustaqim, Co-Founder dan CEO Evermos, mengatakan, "Kami tetap setia pada komitmen kami dalam mendukung brand lokal sejak awal. Dalam proses mengatasi permasalahan logistik yang dihadapi berbagai brand Indonesia akibat tantangan geografis dan ekonomi negara yang unik, kami menyadari bahwa brand dari Indonesia menghadapi beragam tantangan di luar dari isu distribusi. Oleh karena itu, kami akan terus memanfaatkan inovasi guna menghubungkan brand lokal dengan pelanggan di kota-kota kategori tingkat lebih rendah dengan lebih efisien. Pencapaian ini mencerminkan kepercayaan investor dalam menjalankan misi kami dan dedikasinya untuk memberdayakan kelompok rentan dengan menyediakan sumber pendapatan yang berkelanjutan dan fleksibel melalui jaringan distribusi terhubung dan dukungan dari layanan perdagangan kami."

Sejak didirikan pada November 2018, Evermos telah berkomitmen untuk mengatasi tantangan kompleks yang memengaruhi UMKM lokal, yang menyumbang 99,9% dari total bisnis di Indonesia, menurut Bank Indonesia. Meskipun UMKM berkontribusi 60,3% terhadap PDB, hanya sekitar 0,5% yang mampu berkembang, sebagian karena tantangan logistik yang melimpah di pasar Indonesia. Dengan lebih dari 17.000 pulau yang membentang sejauh 5.100 kilometer dari barat ke timur, geografi unik pasar Indonesia membuat ekspansi nasional menjadi mahal dan memakan waktu, terutama di kota-kota kategori tingkat lebih rendah.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.