Etos Kerja dan Bagaimana Cara Menumbuhkannya?
VISI.NEWS | BANDUNG - Etos kerja merupakan istilah yang kerap kali didengar dalam dunia kerja dan masuk dalam salah satu syarat kualifikasi sebuah lowongan kerja. Istilah yang erat kaitannya dengan cata menilai kerja seseorang, meskipun penggunaannya tak selalu melulu berkaitan dalam dunia kerja. Termasuk sesuatu yang sangat berpengaruh terhadap kesuksesan orang.
Masyarakat Eropa Barat, Amerika dan Jepang dikenal dengan kegilaan dalam bekerja dalam artian positif. Bagi orang-orang ini membuang waktu dengan bermalas-malasan menjadi hal yang merugikan, tak memberi keuntungan dan hanya membuat hidup tidak lebih baik. Meskipun penerapannya juga meluas ke berbagai bidang kehidupan sehari-hari.
Apa Itu Etos Kerja?
Etos kerja adalah keyakinan yang dimiliki seseorang ketika melakukan sesuatu dengan tekad dalam bekerja dan memberi hasil terbaik. Pengertian menurut KBBI adalah semangat kerja yang menjadi ciri khas dan keyakinan seseorang atau suatu kelompok. Dalam dunia kerja, sikap ini sangat penting karena mencerminkan kualitas diri seseorang.
Seseorang dengan etos kerja biasanya akan lebih mendapat respek karena memiliki tanggung jawab dalam setiap pekerjaan yang dilakukan. Etos kerja yang tinggi dari seorang wirausaha terletak pada tanggung jawab. Adanya tekad dan dedikasi terhadap pekerjaan yang dilakukan dapat membuat mereka yang memiliki kepribadian ini dampaknya terhadap kesuksesan karier.
Pentingya Memiliki Etos Kerja
Beberapa pendapat menyebutkan bahwa bukan hal mustahil bagi seseorang dengan etos kerja mampu mencapai kesuksesan. Dana Brownlee sebagai seorang corporate trainer profesional menyebut jika kecerdasan, bakat hingga tingkat keterampilan menjadi penentu utama suatu keberhasilan meski tekad dan kesabaran lebih penting.
Etos kerja sebagai sesuatu yang bisa dikendalikan meski adanya anggapan bahwa gelar yang tinggi dengan sertifikasi hingga bahkan pengalaman menjadi segalanya. Pada umumnya semua akan kembali pada diri sendiri, seperti seberapa keras bekerja dan sejauh mana tingkat kreativitas yang digunakan dalam memecahkan masalah dan seberapa besar tekad mencapai tujuan.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!