Ericsson Luncurkan Radio dan Software AI untuk Jaringan Masa Depan

Desi Rossilawati
Selasa, 17 Maret 2026 | 11:00 WIB
Bagikan
Ericsson Luncurkan Radio dan Software AI untuk Jaringan Masa Depan

“Seiring dengan percepatan ekspansi 5G di Indonesia, jaringan yang cepat bukan satu-satunya prioritas tetapi juga jaringan yang lebih cerdas dan berkelanjutan. Di Ericsson, kami melihat AI-ready RAN sebagai fondasi dari perjalanan ini. Dengan menghadirkan kemampuan AI langsung ke Radio Access Network, kami memungkinkan terbentuknya jaringan berperforma tinggi yang adaptif dan lebih efisien dalam penggunaan energi, sehingga dapat membantu operator di Indonesia mempercepat penyebaran jaringan sekaligus mengoptimalkan investasi jangka panjang.” ujar Nora.

Mendorong Kinerja Operator dan Meningkatkan Pengalaman Pengguna

Portofolio baru ini mencakup sepuluh perangkat radio yang siap mendukung AI, peningkatan kemampuan software RAN, serta lima antena berkinerja tinggi. Seluruh perangkat tersebut dirancang untuk mengoptimalkan pemanfaatan spektrum, meningkatkan kinerja uplink, serta mempermudah implementasi jaringan.

Dengan integrasi AI pada lapisan hardware dan software, operator dapat mengelola sumber daya jaringan secara lebih dinamis, meningkatkan pengelolaan lalu lintas, serta mendorong efisiensi operasional. Teknologi ini juga menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan infrastruktur menghadapi gelombang inovasi 5G berikutnya.

Fitur berbasis AI yang dihadirkan meliputi beamforming cerdas, prediksi jangkauan jaringan berbasis AI, serta pengelolaan mobilitas dan latensi yang lebih canggih. Teknologi ini memungkinkan alokasi kapasitas jaringan dilakukan secara real-time sesuai dengan pola penggunaan data.

Dengan kemampuan tersebut, penyedia layanan dapat memaksimalkan investasi infrastruktur sekaligus memperkuat fondasi pertumbuhan 5G yang berkelanjutan.

Hadirkan Konektivitas Lebih Andal

Bagi pengguna, inovasi ini akan menghadirkan konektivitas yang lebih konsisten dan andal. Hal ini mencakup pengalaman streaming video yang lebih lancar, permainan mobile yang lebih mulus, hingga penggunaan aplikasi real-time berbasis AI.

Selain itu, kemampuan jaringan yang dapat dibedakan berdasarkan latensi, kecepatan, maupun tingkat keandalan membuka peluang bagi operator untuk menghadirkan layanan yang lebih beragam. Layanan tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen maupun sektor korporasi, sekaligus menciptakan peluang monetisasi baru di luar paket data konvensional.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.