Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Logistik Mengalir, Massa Bersiap Kepung Senayan 27 Agustus 26 Aug 2026 Hudson Serukan Keberanian, Thailand Bertekad Balikkan Keunggulan Vietnam 26 Aug 2026 Green GSM Luncurkan Taksi Listrik Premium 7 Penumpang di Filipina 26 Aug 2026 Pemkot Bandung Siapkan Rp56 Miliar untuk Bus Rapid Transit 26 Aug 2026 Pasar Baru dan Pecinan Lama Dibidik Jadi Destinasi Kuliner Dunia 26 Aug 2026 Cibaduyut Kini Punya Ruang Kreatif Bikin Sandal Sendiri 26 Aug 2026 Bandung Cerah, Suhu hingga 31 Derajat pada Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Sumedang Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Cimahi Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kota Bandung Hari Ini, Rabu 26 Agustus 2026 26 Aug 2026

Erick Thohir : Seluruh BUMN Akan Dikelola oleh BPI Danantara

Desi Rossilawati
Sabtu, 1 Maret 2025 | 18:00 WIB
Bagikan
Erick Thohir : Seluruh BUMN Akan Dikelola oleh BPI Danantara
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri BUMN, Erick Thohir, mengumumkan bahwa seluruh pengelolaan perusahaan BUMN, yang berjumlah 47 perusahaan, akan dialihkan ke Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Saat ini, baru tujuh BUMN yang sudah berada di bawah pengelolaan Danantara, yakni Pertamina, PLN, Mind ID, BRI, BNI, Bank Mandiri, dan Telkom Indonesia. Namun, Erick menegaskan bahwa dalam jangka panjang, semua BUMN akan dikelola oleh Danantara, bukan hanya tujuh perusahaan tersebut. Menurut Erick, langkah ini bertujuan untuk memastikan transformasi yang menyeluruh dalam pengelolaan BUMN. "Kalau ditanya, Pak Erick, kenapa enggak tujuh, kenapa semuanya? Ya kalau saya ngelihat begini, kalau kita mau transformasi total bersih-bersih BUMN, jangan tujuh, semuanya menjadi satu aset manajemen begitu loh," ujarnya, Sabtu (1/3/2025). Meski pengelolaan dialihkan, Erick memastikan bahwa Kementerian BUMN tetap akan berperan dalam pengawasan. Ia masih memiliki kewenangan untuk menyetujui rencana kerja perusahaan, mengatur dividen dan suntikan modal, serta mengambil tindakan jika terjadi kasus korupsi di BUMN. Selain itu, operasional yang berkaitan dengan kepentingan publik, seperti kewajiban pelayanan publik (PSO), subsidi, kompensasi, dan proyek strategis nasional (PSN), tetap akan diawasi oleh pemerintah. Sebagai bagian dari transisi ini, kepemilikan saham BUMN akan dialihkan dari pemerintah ke Danantara. Erick menegaskan bahwa proses ini masih berlangsung dan terus dikoordinasikan dengan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, yang kini memimpin Danantara. Erick juga menekankan bahwa hubungannya dengan Rosan tetap baik, mengingat Rosan sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN. "Kita sekarang, saya Pak Rosan itu benar-benar baik hubungannya. Pak Rosan dulu pernah di Wakil Menteri BUMN juga. Jadi ini saya rasa positif," terang Erick. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.