Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Erick Thohir Sebut 7 BUMN Masih Merugi, Ini Daftar Perusahaan yang Terkena Dampaknya

Desi Rossilawati
Jumat, 8 November 2024 | 06:40 WIB
Bagikan
Erick Thohir Sebut 7 BUMN Masih Merugi, Ini Daftar Perusahaan yang Terkena Dampaknya
VISI.NEWS | JAKARTA - Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa hingga saat ini masih ada tujuh perusahaan milik negara yang mengalami kerugian. Pernyataan ini disampaikan oleh Erick Thohir dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR pada Senin (4/11/2024). "Dari 47 BUMN, sekarang 40 BUMN itu sehat, 85 persen. Ada 7 (BUMN rugi) yang memang kita harus benar-benar kerja keras untuk beberapa tahun ke depan," tuturnya. Berikut adalah daftar tujuh BUMN yang merugi menurut Erick Thohir: 1. PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. Meskipun telah melakukan restrukturisasi pada tahun 2019, perusahaan baja ini baru-baru ini mengalami kerugian akibat kebakaran di pabrik utamanya. 2. PT Bio Farma (Persero) Perusahaan farmasi milik negara ini mengalami kerugian yang disebabkan oleh banyaknya penugasan pembelian vaksin selama pandemi COVID-19, serta adanya kasus penipuan yang melibatkan anak usaha, Indofarma. 3. PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. (WIKA) Menteri BUMN menyatakan bahwa perusahaan konstruksi ini masih dalam proses restrukturisasi, termasuk di bagian WIKA Realty yang juga mengalami kesulitan. 4. PT Waskita Karya (Persero) Tbk. Waskita Karya merugi akibat penurunan jumlah kontrak proyek dan beban keuangan yang tinggi. Erick Thohir mengonfirmasi bahwa langkah-langkah restrukturisasi tengah dilakukan untuk memperbaiki kondisi perusahaan ini. "Waskita Karya kemarin alhamdulillah sudah tanda tangan restrukturisasi senilai Rp26 triliun dengan 21 kreditur. Wijaya Karya dan Waskita Karya ini kita sedang menunggu surat persetujuan dari bapak menteri PU bagaimana kita bisa konsolidasi dari 7 karya menjadi 3 karya. Sehingga, lebih sehat lagi kondisi (BUMN) karya-karya ini," ucapnya. 5. PT Asuransi Jiwasraya (Persero) BUMN asuransi ini merugi akibat skandal korupsi yang terjadi di masa lalu. Menteri BUMN menyatakan bahwa progres pemulihan Jiwasraya telah berjalan baik dan saat ini hanya menunggu proses likuidasi untuk menyelesaikan masalah tersebut. 6. Perum Pembangunan Perumahan Nasional (Perumnas) Perumnas hingga saat ini belum mampu menghasilkan keuntungan. Erick menyebutkan bahwa pihaknya sedang melakukan pembahasan dengan internal Kementerian BUMN untuk merumuskan perubahan model bisnis perusahaan ini di masa mendatang. "Tidak lagi landed house, tetapi juga mesti bertingkat. Karena dari komposisi lahan di Indonesia ini memang 70 persen laut dan 30 persen tanah. Dengan jumlah penduduk kita yang akan tembus 315 juta, ya tidak mungkin progres perumahan ini terus membangun yang landed house. Artinya, tidak cukup tanahnya," kata Erick. 7. Perum Percetakan Negara Republik Indonesia (PNRI) PNRI mengalami kerugian setelah kehilangan posisi dominannya sebagai pencetak surat-surat negara, mengingat persaingan pasar yang semakin ketat. Menteri Erick Thohir mengungkapkan bahwa restrukturisasi untuk PNRI juga akan segera dilakukan. Menteri BUMN menekankan bahwa langkah-langkah restrukturisasi dan penyelesaian masalah di tujuh BUMN ini terus dilakukan untuk memastikan keberlangsungan dan pemulihan keuangan perusahaan-perusahaan negara tersebut. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.